Trump Ancam Hantam Iran Jika Terbukti Terlibat Percobaan Pembajakan Flydubai

Trump menyebut kopilot Flydubai yang nyaris menjatuhkan pesawat ke Israel mungkin terkait Iran, dan bersumpah Teheran akan dihantam sangat keras bila terbukti.

Oleh · · Internasional

Trump Ancam Hantam Iran Jika Terbukti Terlibat Percobaan Pembajakan Flydubai
Foto: Pesawat Flydubai Boeing 737-800, armada yang sama dengan penerbangan FZ1073 rute Dubai-Tel Aviv · Mohammadreza Farhadi Aref · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengindikasikan Iran mungkin berada di balik percobaan pembajakan pesawat Flydubai rute Dubai menuju Tel Aviv, Israel, dan bersumpah akan menghantam Teheran dengan sangat keras jika keterlibatan itu terbukti. Pernyataan ini memanaskan ketegangan Timur Tengah yang sudah berbulan-bulan membara karena perang AS-Israel melawan Iran.

"Mereka sangat terbuka dengan kami. Saya akan bilang jawabannya, berdasarkan apa yang saya dengar, adalah ya. Tapi kami sedang menanganinya sekarang," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (1/10/2026) waktu setempat, ketika ditanya apakah kopilot tersebut terkait Iran, seperti dikutip CBS News dan AFP. Ditanya apakah AS akan membalas jika Iran terbukti bertanggung jawab, Trump menjawab tegas: "Oh, mereka akan dihantam dengan sangat keras, jangan khawatir. Mereka tahu apa yang akan terjadi."

Insiden itu sendiri terjadi Rabu (30/9) di penerbangan FZ1073 yang membawa 174 orang, 166 di antaranya warga negara Israel. Menurut laporan Detik yang merangkum keterangan AFP dan Reuters, kapten pilot Smit Machchhar asal India tiba-tiba ditikam oleh kopilotnya sendiri di dalam kokpit. Pergumulan membuat pesawat menukik tajam, kehilangan ketinggian sekitar 14.000 hingga 17.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit menurut data Flightradar24. Machchhar yang berlumuran darah berhasil menekan tombol pembuka pintu kokpit dari dalam, memungkinkan penumpang dan awak menerobos masuk serta melumpuhkan kopilot. Pesawat akhirnya mendarat darurat dengan selamat di Bandara Tabuk, Arab Saudi, pukul 09.45 waktu setempat. Kapten dan kopilot yang sama-sama terluka dilarikan ke rumah sakit.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut salah satu pilot hendak menjatuhkan pesawat dan membunuh seluruh penumpang. "Saya memberikan penghormatan kepada para pahlawan ini, yang menunjukkan kecerdikan dan keberanian luar biasa. Mereka menyelamatkan banyak nyawa; mereka mencegah terjadinya bencana besar," kata Netanyahu dalam pesan video. Ia mengaku telah berbicara langsung dengan seorang penumpang Israel yang menerobos kokpit dan bergulat melawan kopilot. Kepada Fox News, Netanyahu mengatakan Israel mengetahui kopilot itu telah menjalani apa yang ia sebut indoktrinasi radikal Islamis.

Namun ada perbedaan penekanan yang menarik antara pernyataan resmi. Kepada CBS News, Netanyahu justru menyebut motif kopilot belum diketahui dan mengatakan, "Saya rasa ini bukan pembajakan. Sepertinya ini upaya bunuh diri." Maskapai Flydubai sendiri menyatakan belum mengetahui pasti penyebab keributan di dalam pesawat. Kopilot yang identitasnya belum diumumkan itu kini diinterogasi di Arab Saudi; seorang pejabat Oman mengatakan kepada CBS News bahwa pelaku lahir di Oman dan memegang kewarganegaraan Oman, meski pemerintah Oman belum mengonfirmasi secara resmi.

Ancaman Trump muncul di tengah kebuntuan perang melawan Iran yang telah berlangsung lebih dari tujuh bulan sejak serangan awal AS dan Israel. Iran masih menguasai Selat Hormuz yang strategis. Dalam wawancara dengan majalah Time, Trump mengatakan ada kemungkinan ia kembali melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilu sela AS awal November, dan menegaskan kembali ancaman memusnahkan Iran seperti yang ia sampaikan di Sidang Umum PBB pekan lalu. "Karena dengan memusnahkan Iran, kita menciptakan perdamaian dunia," ujarnya.

Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan AS dijadwalkan mengirim kapal induk ketiga serta hingga 10.000 personel militer tambahan ke Timur Tengah pada akhir November. Dengan tingkat kepuasan publik terhadap Trump berada di titik terendah akibat perang dan lonjakan biaya hidup, Partai Republik dikhawatirkan kehilangan kendali Kongres pada pemilu 3 November — membuat setiap eskalasi baru di Timur Tengah berdimensi politik dalam negeri yang tajam.

Sumber

  1. 6 Fakta Menegangkan Flydubai ke Israel Nyaris Dibajak Kopilot — Detik
  2. Trump Bersumpah Hantam Keras Iran Jika Terbukti Terlibat Pembajakan Flydubai — Detik
  3. Trump suggests FlyDubai co-pilot is linked to Iran, based on what I'm hearing — CBS News
  4. Pilot suspected of Flydubai attack transferred to UAE — CNN

Berita terkait