Serangan Bandara Dammam: 1 Tewas, Aramco Evakuasi Karyawan dari Dhahran

Bandara King Fahd Dammam diserang, satu tewas dan delapan luka. Saudi Aramco mengevakuasi karyawan dari kantor pusat Dhahran di tengah eskalasi serangan Houthi.

Oleh · · Internasional

Serangan Bandara Dammam: 1 Tewas, Aramco Evakuasi Karyawan dari Dhahran
Foto: Bandara Internasional King Fahd, Dammam, Arab Saudi. · Ashashyou · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

RIYADH — Eskalasi serangan yang menyasar Arab Saudi kian mencekam. Bandara Internasional King Fahd di Dammam, wilayah timur kerajaan, diserang pada Rabu (21/10/2026), menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya. Pada hari yang sama, puing pesawat nirawak (drone) yang dicegat di atas fasilitas ladang minyak Shaybah milik Saudi Aramco juga menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya, seperti dikutip dari Metrotvnews yang mengutip Kementerian Energi Arab Saudi.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi dalam pernyataannya mengatakan serangan di Bandara King Fahd mengakibatkan kerusakan material yang kini masih dalam tahap penilaian. "Seluruh korban luka, dengan tingkat cedera mulai dari ringan hingga kritis, telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," bunyi pernyataan GACA, dilansir Metrotvnews. Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman, Brigadir Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara mencegat dan menghancurkan empat drone di atas Provinsi Timur, serta tujuh drone lain dalam insiden terpisah pada hari yang sama, di tengah meningkatnya permusuhan dengan kelompok Houthi.

Dampak serangan itu langsung terasa ke sektor energi. Reuters melaporkan, enam sumber yang mengetahui masalah tersebut mengungkap Saudi Aramco meminta staf meninggalkan kantor pusatnya di Dhahran dan bekerja dari jarak jauh. Ini merupakan langkah darurat pertama perusahaan minyak terbesar dunia itu sejak perang yang melibatkan Iran pecah. Kantor pusat Dhahran menampung pusat operasional yang memantau anjungan minyak darat dan lepas pantai, kilang, terminal ekspor, hingga jaringan pipa sepanjang ribuan kilometer.

Ancaman terhadap Aramco meningkat setelah kantor pusat perusahaan itu dilaporkan diserang Houthi pada awal Oktober, menyebabkan kerusakan parah dan kebakaran di sejumlah lantai gedung, menurut tiga sumber kepada Reuters, dikutip CNBC Indonesia. Sebelumnya pada Rabu, Kementerian Energi Saudi menyatakan dua orang tewas setelah pertahanan udara mencegat drone yang berupaya menyerang fasilitas di ladang minyak Shaybah, ratusan kilometer di tenggara Dhahran.

Serangan ke Dammam merupakan rangkaian terbaru dari gelombang serangan ke bandara-bandara Arab Saudi. Pekan lalu, serangan proyektil di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya. Sehari sebelumnya, 10 Oktober, serangan terpisah di bandara yang sama merenggut 12 nyawa dan melukai lebih dari 300 orang. Houthi, yang menguasai Sanaa sejak 2014 dan bersekutu dengan Iran, menghadapi koalisi pimpinan Arab Saudi yang sejak 2015 mendukung pemerintah Yaman yang diakui internasional.

Di tengah ketegangan itu, Arab Saudi melancarkan serangan balasan ke lokasi peluncuran rudal Houthi dan mengklaim mencegat banyak rudal balistik. Namun Amerika Serikat, sekutu utama dan penjamin keamanan Riyadh, sejauh ini menolak permintaan keterlibatan langsung dalam perang melawan Houthi. Departemen Luar Negeri AS justru memerintahkan sebagian diplomat dan keluarganya meninggalkan perwakilan di Arab Saudi, serta berencana menarik anggota keluarga dari sejumlah perwakilan lain di kawasan, menyusul penataan ulang personel diplomatik setelah serangan Iran ke fasilitas-fasilitas AS.

Situasi ini berdampak ke Indonesia. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah umrah Indonesia memilih maskapai dengan penerbangan langsung menuju Madinah dan Jeddah, bukan yang transit. "Saat ini kita mengimbau jamaah agar memilih maskapai yang terbang direct ke Madinah dan Jeddah. Bukan maskapai yang transit," kata Dahnil kepada wartawan, Jumat (23/10), dikutip Detik. Ia juga meminta jemaah yang sudah berada di Saudi untuk fokus beribadah di Makkah dan Madinah dan tidak melakukan perjalanan wisata ke luar dua kota itu.

Dahnil menjelaskan, berdasarkan informasi dari otoritas Kerajaan Arab Saudi, penerbangan dan kegiatan ibadah di dua kota suci masih aman dan terkendali, sejalan dengan catatan Kementerian Luar Negeri RI. "Kebijakan Kemenhaj terkait keputusan kegiatan umrah selalu dikoordinasikan dengan Kemenlu RI karena terkait dengan perlindungan WNI dan hubungan diplomatik kita dengan KSA. Kami berharap, negara-negara yang berkonflik bisa menahan diri, demi perdamaian di Timur Tengah, dan kemanusiaan," tuturnya.

Sumber

  1. Bandara Arab Saudi Diserang Lagi, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Transit — Detik
  2. Arab Saudi Mencekam, Perusahaan Minyak Aramco Evakuasi Karyawan — CNBC Indonesia
  3. Koalisi Pimpinan Arab Saudi Cegat Empat Drone Diduga dari Houthi — Metrotvnews
  4. Saudi Aramco tells staff to evacuate Dhahran headquarters, sources say — Reuters

Topik

Berita terkait