Pakta Pertahanan Mekkah Gelar Rapat Darurat Bahas Serangan Houthi

Pakistan, Arab Saudi, dan Turki akan rapat darurat Pakta Pertahanan Mekkah pekan depan menyusul serangan drone Houthi ke gardu listrik Masjid Nabawi di Madinah.

Oleh · · Internasional

Pakta Pertahanan Mekkah Gelar Rapat Darurat Bahas Serangan Houthi

Rangkuman

RIYADH — Pakistan, Arab Saudi, dan Turki akan menggelar pertemuan darurat komite pertahanan politik strategis di bawah Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada pekan depan. Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan kepada wartawan di Islamabad bahwa pertemuan itu akan berfokus pada serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, seperti dilansir Sindonews dan Times of India, Jumat (2/10/2026).

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah sendiri ditandatangani ketiga negara di Mekkah pada 7 Agustus lalu, beberapa pekan sebelum Houthi melancarkan serangan terhadap wilayah kerajaan. Dar menyebutkan lebih dari enam negara kini berminat bergabung dengan pakta pertahanan tersebut, meski ia tidak merinci negara mana saja yang dimaksud.

Rapat darurat ini menyusul serangan drone yang menyasar gardu distribusi listrik Taiba di Madinah pada Selasa dini hari pekan ini. Fasilitas itu memasok listrik untuk Masjid Nabawi, salah satu situs suci umat Islam. Otoritas Saudi menuding serangan dilakukan kelompok Houthi yang didukung Iran. Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman menyatakan penyelidikan, termasuk pemeriksaan puing-puing drone, telah memastikan keterlibatan Houthi dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan. Klaim Saudi ini belum diverifikasi independen, dan Houthi sebelumnya membantah mengancam situs suci Islam.

Serangan itu memicu kecaman luas dari negara-negara Teluk dan negara Muslim lain. Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Albudaiwi menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi serius sekaligus provokasi terhadap umat Islam. "Melampaui semua batas toleransi, merupakan provokasi nyata terhadap sentimen umat Islam di seluruh dunia," ujar Albudaiwi dalam pernyataannya, dikutip Arab News. Ia menegaskan keamanan Arab Saudi dan situs-situs sucinya merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan kolektif negara-negara GCC.

Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait mengeluarkan kecaman terpisah. Kementerian Luar Negeri UEA menyebut serangan itu pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Arab Saudi serta ancaman bagi keamanan dan stabilitas kerajaan, sembari menegaskan solidaritas penuh dengan Riyadh. Bahrain menilai serangan sebagai eskalasi berbahaya yang menyentuh situs suci Islam dan mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil sikap tegas. Kuwait menegaskan keamanan Saudi adalah bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan kawasan GCC. Kecaman serupa datang dari Yordania dan Turki.

Insiden Madinah terjadi di tengah meningkatnya kembali serangan Houthi terhadap Arab Saudi. Sebelumnya, kelompok itu juga berupaya meluncurkan drone ke arah Mekkah yang berhasil dicegat. Eskalasi ini turut berdampak pada penerbangan: maskapai nasional Israel El Al pada Jumat mengumumkan pembatalan penerbangan evakuasi warga Israel dari Dubai setelah UEA mencabut izin pendaratan bagi maskapai Israel. "Kami terpaksa membatalkan penerbangan evakuasi kami untuk sementara waktu," ungkap El Al melalui Facebook, seraya menyatakan siap mengoperasikan penerbangan charter segera setelah izin resmi diterima. Penerbangan yang dijadwalkan Minggu, Senin, Rabu, dan Kamis mendatang tetap tercantum dalam jadwal, namun seluruh kursinya sudah terpesan penuh. Belum ada klarifikasi resmi dari UEA soal alasan pencabutan izin tersebut.

Di lapangan, pertempuran sengit dilaporkan berkecamuk di garis depan wilayah barat laut Yaman. Selama berjam-jam terdengar ledakan keras akibat saling balas tembakan artileri, dan di garis depan wilayah timur, artileri berat serta rudal ditembakkan oleh kedua pihak yang berperang. Agenda rapat darurat pakta pekan depan, menurut Dar, juga mencakup pembahasan kemungkinan jalur keterlibatan politik dengan Houthi di samping aspek pertahanan.

Sumber

  1. Arab Saudi akan Gelar Rapat Darurat Pakta Pertahanan Mekkah — Sindonews
  2. Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke Islam — CNBC Indonesia
  3. Maskapai Israel El Al Batalkan Penerbangan Evakuasi dari Dubai setelah UEA Cabut Izin Pendaratan — Sindonews
  4. Pakistan reveals agenda of emergency Mecca pact meet — Times of India

Berita terkait