Razia Bareskrim-BNN di PIK dan Jakarta Timur, 9 Orang Positif Narkoba
Bareskrim Polri dan BNN merazia kelab malam di PIK dan Jakarta Timur pada Minggu dini hari; sembilan orang positif etomidate dan sabu.
Oleh Adi Rahmadi · · Hukum

Rangkuman
- Sebanyak sembilan orang positif etomidate dan amfetamin atau sabu dalam razia Bareskrim Polri dan BNN di kelab malam kawasan PIK dan Jakarta Timur.
- Enam orang berasal dari klaster PIK, termasuk PIK 2 Tangerang, sedangkan tiga lainnya dari klaster Jakarta Timur.
- BNN masih melakukan asesmen untuk menentukan apakah mereka hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba.
JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sejumlah kelab malam di Jakarta dan sekitarnya pada Minggu dini hari, 18 Oktober 2026. Dari operasi yang dibagi ke dalam dua klaster itu, sembilan orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika: enam orang di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan tiga orang di Jakarta Timur.
"Dari kesembilan orang tersebut itu positif etomidate dan amfetamin atau sabu," kata Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira kepada wartawan, Minggu (18/10/2026), dikutip dari Detik.com.
Menurut Ivan, tim operasi dibagi menjadi klaster Jakarta Timur serta klaster PIK yang mencakup PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2 di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Kedua tim melakukan penggeledahan badan, memeriksa pengunjung, dan menyisir tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi penyimpanan narkotika.
Di PIK 2, penggerebekan berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB. Petugas menemukan sejumlah cartridge pods atau pod vape, tiga tamu warga negara asing asal Tiongkok, dan dua perempuan warga negara Indonesia. Petugas juga menemukan dua bungkus alat kontrasepsi. Kelimanya langsung diminta menjalani tes urine, begitu pula pengunjung lain yang berada di lokasi.
"Baik permisi, mohon maaf mengganggu. Kami dari Bareskrim Polri bersama BNN tengah melakukan penertiban narkotika. Kami akan melakukan pemeriksaan badan, barang-barang serta ruangan ini," kata seorang petugas di lokasi, seperti dikutip Detik.com.
Operasi itu dipimpin langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian dan Plt Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Sebanyak 462 personel gabungan dikerahkan, terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.
Ivan menjelaskan, keenam orang dari klaster PIK masih didalami dan menjalani asesmen oleh BNN. Hal serupa berlaku bagi tiga orang dari klaster Jakarta Timur. Asesmen itu untuk menentukan apakah mereka sekadar pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkoba.
"Apabila hasil assessment dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut," ujarnya.
Hingga Minggu pagi, kepolisian belum mengungkap identitas kesembilan orang tersebut maupun status hukum mereka. Tidak ada keterangan resmi soal kemungkinan penetapan tersangka. Sejumlah pengunjung yang hasil tesnya positif etomidate di PIK 1 sebelumnya dibawa dengan bus milik Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Etomidate merupakan obat anestesi yang lazim digunakan dalam tindakan medis. Dalam beberapa tahun terakhir, zat itu disalahgunakan sebagai campuran cairan pod vape karena efek penenang dan euforia singkat. Penyalahgunaan etomidate di sejumlah tempat hiburan malam menjadi salah satu sasaran penindakan BNN dan kepolisian.
Razia ini menambah daftar penggerebekan tempat hiburan malam di kawasan PIK. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin sebuah kelab malam di PIK terkait kasus narkotika. Polisi menyatakan operasi serentak pada Minggu dini hari merupakan bagian dari upaya menekan peredaran narkotika di tempat hiburan.
BNN dan Bareskrim belum merinci total pengunjung yang diperiksa dalam operasi kali ini. Mereka juga belum menyampaikan apakah ada barang bukti narkotika lain selain cartridge pods yang ditemukan di PIK 2. Pengusutan masih berjalan, dan hasil asesmen BNN akan menentukan langkah berikutnya bagi sembilan orang yang positif tersebut.
Sumber
- Bareskrim dan BNN Razia Kelab Malam di Jakarta, 9 Orang Positif Etomidate-Sabu — Detik
- Bareskrim dan BNN Juga Gerebek Kelab Malam di PIK 2 Tangerang — Detik
- Razia Tempat Hiburan Malam di PIK dan Jaktim, Polisi Amankan 9 Orang — Sindonews
- Razia BNN-Bareskrim di PIK & Jaktim: 9 Orang Ditangkap karena Positif Narkoba — Kumparan
Topik
Berita terkait
- Lab Etomidate PIK 2 Dibongkar, WN China Ditangkap, Bos DPO
- Pabrik Tramadol Ilegal di Bandung Digerebek, Mampu Cetak 8 Juta Butir Sehari
- Napoleon Bonaparte Meninggal, Eks Kadivhubinter Terpidana Red Notice
- Nadiem Makarim Ajukan Kasasi atas Vonis 9 Tahun Kasus Chromebook
- Bupati Klaten Ditahan KPK: Kode AMIDIS Rp400 Juta Hapus Temuan BPK