Lapas Cibinong: Kalapas Akui Perintah Pindah Barang, 13 Rumah Tak Tercatat BMN
Kalapas nonaktif Wisnu mengaku di DPR memerintahkan pemindahan sofa dari rumah dinas Lapas Cibinong; Dirjen PAS akui 13 rumah dinas tak tercatat BMN.
Oleh Adi Rahmadi · · Politik

Rangkuman
- Kalapas nonaktif Wisnu Hani Putranto mengaku di DPR sebagai pihak yang memerintahkan pemindahan barang dari rumah dinas Lapas Cibinong
- Dirjen PAS Mashudi mengakui 13 dari 16 rumah dinas di bantaran Sungai Ciliwung belum tercatat dalam Simak BMN
- Ombudsman RI absen dari rapat; barang mewah diklaim milik pribadi Kasi Kamtib, area diduga simulator golf diklaim calon loker
JAKARTA — Rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR soal temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, memunculkan pengakuan penting pada Senin (28/9/2026). Kepala Lapas nonaktif Wisnu Hani Putranto mengaku dirinya yang memerintahkan pengeluaran sejumlah barang, termasuk sofa dan AC, dari rumah dinas yang sebelumnya disidak Ombudsman RI.
"Yang memerintahkan adalah saya, bapak," kata Wisnu menjawab pertanyaan anggota Komisi XIII DPR dari Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, dikutip dari Liputan6. Wisnu berdalih barang-barang itu bukan aset negara dan dimasukkan ke rumah dinas oleh petugas. Menurutnya, penanggung jawab rumah dinas tersebut adalah Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib).
Jawaban itu memancing reaksi keras Yanuar, yang menyoroti masa jabatan Wisnu sebagai kalapas selama sekitar tiga tahun. "Bapak jangan bohonglah. Ini sudah didiskusikan semua publik. Melihat Pak Menteri yang datang ke sana dengan situasi yang berbeda, Anda bukan bohongi Pak Menteri, Anda bohongi seluruh rakyat Indonesia," ujar Yanuar. Ia menekankan persoalan ini tidak selesai hanya dengan pencopotan pejabat.
Wisnu juga membeberkan kronologi sidak Ombudsman pada 23 September lalu. Menurut keterangannya di rapat yang sama, sebagaimana dilaporkan Detik, tim Ombudsman berjumlah sekitar 30 orang tiba di Lapas Cibinong pukul 10.15 WIB. Pihak lapas meminta konfirmasi surat tugas dan mengarahkan tim menunggu di lobi gedung 1. Pada pukul 10.26 WIB, sebagian rombongan Ombudsman bersama awak media bergerak menuju area rumah dinas tanpa koordinasi, hingga terjadi ketegangan dan kontak fisik dengan petugas pengamanan sekitar pukul 10.29 WIB.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengakui ada 16 bangunan rumah dinas di lingkungan Lapas Cibinong, tetapi hanya tiga yang tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (Simak BMN). "Terhadap 13 bangunan rumah dinas yang berada di bantaran Sungai Ciliwung dan belum tercatat dalam SIMAK BMN, saat ini masih dilakukan pendalaman terhadap aspek administrasi, status aset, dan pemanfaatan," kata Mashudi, dikutip dari CNN Indonesia.
Mashudi juga menyampaikan hasil pemeriksaan sementara bahwa botol wiski dan bir yang ditemukan Ombudsman, beserta televisi, sofa, springbed, dan kulkas, merupakan barang milik pribadi Kasi Kamtib Adi Nugroho Nur. Bingkai foto milik narapidana Jimmy Masrin—terpidana kasus korupsi pembiayaan LPEI—yang terpajang di rak, diklaim merupakan barang yang diamankan dari kegiatan razia. Area Sarana Asimilasi dan Edukasi yang disidak Ombudsman, kata dia, berisi kantor operasional penggemukan sapi dari APBN 2026 dan mess pegawai dari APBN 2017, sedangkan area yang diduga simulator golf diklaim sedang disiapkan menjadi loker.
Ombudsman RI sendiri absen dari rapat tersebut. Sebelumnya, Ombudsman menemukan beberapa tipe kamar dalam klaster mewah di lapas itu, termasuk area parkir mobil mewah, dan menduga adanya praktik pungli. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sejauh ini telah menonaktifkan lima pejabat Lapas Cibinong untuk diperiksa: Kalapas Wisnu Hani Putranto, Kepala KPLP I Gusti Bagus Widya Putra, Kasi Kamtib Adi Nugroho, Kasi Binadik Yhosep Jhon Ferry, dan Kaur Umum Deni Sugiarto.
Sejumlah anggota DPR meminta persoalan ini tidak berhenti di pemeriksaan internal. Liputan6 melaporkan muncul desakan agar Dirjen PAS mundur bila gagal berbenah, sementara Komisi XIII menjadwalkan pemanggilan ulang Ombudsman untuk membuka hasil lengkap temuan mereka. Perkembangan kasus ini masih berlanjut dan hasil investigasi Kemenimipas belum diumumkan.
Sumber
- Kalapas Cibinong Akui Perintahkan 'Hilangkan' Jejak Sofa dari Rumah Dinas — Liputan6
- Rapat di DPR, Kalapas Cibinong Beber Kronologi Sidak Ombudsman — Detik
- Dirjen PAS Akui 13 Rumah Lapas Cibinong Tak Terdaftar di Sistem Negara — CNN Indonesia
- Di DPR, Dirjen PAS Klaim Bir-Wiski di Lapas Cibinong Milik Kasi Kamtib — CNN Indonesia