APBN 2027 Sah: Belanja Negara Rp4.106 Triliun, Defisit Dijaga 2,4 Persen PDB
DPR mengesahkan APBN 2027 dengan belanja negara Rp4.106,26 triliun dan pendapatan Rp3.435,10 triliun; defisit dijaga 2,4 persen PDB.
Oleh Adi Rahmadi · · Ekonomi

Rangkuman
- Paripurna DPR mengesahkan RUU APBN 2027 menjadi undang-undang dengan belanja negara Rp4.106,26 triliun.
- Pendapatan negara dipatok Rp3.435,10 triliun, defisit dijaga 2,4 persen terhadap PDB tanpa menambah pembiayaan utang.
- Gaji PPPK daerah sebesar Rp23 triliun resmi ditanggung pemerintah pusat; mandatory spending 30-40 persen pemda ditunda.
JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2027 menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna ke-7 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara II, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026), yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani dan dihadiri 291 anggota dewan dari total 577 anggota.
Seluruh fraksi menyatakan setuju setelah Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah membacakan laporan hasil pembahasan dengan pemerintah. "Tiba saatnya kami meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap RUU tentang APBN tahun anggaran 2027, apakah dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?" tanya Puan, yang dijawab serempak "setuju" oleh forum paripurna, seperti dilaporkan Detik.
Postur APBN 2027 yang disahkan menetapkan belanja negara sebesar Rp4.106,26 triliun, naik Rp9,07 triliun dari usulan awal Rp4.097,19 triliun. Rinciannya, belanja pemerintah pusat Rp3.371,26 triliun — terdiri dari belanja kementerian/lembaga Rp1.556,89 triliun dan belanja non-K/L Rp1.814,36 triliun — serta transfer ke daerah Rp735 triliun. "Bertambahnya belanja negara untuk menopang berbagai program kerja prioritas nasional," kata Said Abdullah, dikutip Antara.
Di sisi pendapatan, negara menargetkan penerimaan Rp3.435,10 triliun, naik Rp9,07 triliun dari proyeksi sebelumnya. Penerimaan perpajakan dipatok Rp2.911,95 triliun (pajak Rp2.593,35 triliun serta bea dan cukai Rp318,60 triliun), pendapatan negara bukan pajak Rp522,48 triliun, dan hibah Rp66 miliar. Said menegaskan kenaikan target pendapatan akan ditopang perbaikan tata kelola, pemanfaatan teknologi, dan penegakan hukum perpajakan, bukan perluasan basis pajak yang membebani rakyat.
Meski belanja dan pendapatan sama-sama naik, defisit APBN 2027 dipertahankan sebesar Rp671,16 triliun atau 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). "Target defisit kami pertahankan 2,4 persen PDB untuk memastikan RAPBN 2027 menjalankan fungsi anggaran dan tetap memegang prinsip kehati-hatian. Dengan demikian kenaikan belanja negara tidak membebani pembiayaan utang," ujar Said dalam laporannya, dikutip CNBC Indonesia.
Satu poin penting yang disepakati adalah penanggungan gaji honorer dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah — khususnya guru dan tenaga kesehatan — oleh pemerintah pusat dengan alokasi sekitar Rp23 triliun mulai 2027. "Anggaran ini akan mengurangi beban pemerintah daerah," kata Said. Selain itu, mandatory spending belanja pegawai 30 persen dan belanja infrastruktur 40 persen bagi pemda ditunda penerapannya demi menyelamatkan ruang fiskal daerah.
Asumsi dasar ekonomi makro yang menjadi pijakan APBN 2027 antara lain pertumbuhan ekonomi 6,0 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun 6,9 persen, dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) 75 dolar AS per barel. Lifting minyak bumi ditargetkan 612,5 ribu barel per hari dan gas bumi 954 ribu barel setara minyak per hari. Sebelumnya pembahasan tingkat I antara Banggar, Menteri Keuangan, Gubernur BI, Bappenas, dan Menteri Hukum telah merampungkan kesepakatan pada Kamis (24/9/2026).
Sumber
- Paripurna DPR Setujui RAPBN 2027, Belanja Negara Rp 4.106 Triliun — Detik
- Pemerintah dan DPR sepakati belanja negara 2027 jadi Rp4.106,26 T — Antara
- Defisit APBN 2027 Tetap Dijaga di 2,4%, Meski Belanja Naik — CNBC Indonesia
- DPR Gelar Paripurna soal RUU APBN 2027, 291 Anggota Hadir — Detik
- Belanja Negara di APBN 2027 Tembus Rp4.000 Triliun, Ini Detail Postur Anggarannya — Sindonews
- Sah! Paripurna DPR Tetapkan APBN 2027 Rp4.106 Triliun, Ekonomi Ditarget 6 Persen — Okezone