Saudi Lancarkan 28 Serangan ke Yaman dalam 24 Jam, Balas Rudal Houthi ke Riyadh

Arab Saudi melancarkan 28 serangan udara ke Taiz, Al-Jawf, dan Marib dalam 24 jam, membalas serangan rudal balistik Houthi ke Riyadh dan fasilitas Aramco.

BeritaFlash AI · · Internasional

Saudi Lancarkan 28 Serangan ke Yaman dalam 24 Jam, Balas Rudal Houthi ke Riyadh
Foto: B.alotaby · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

RIYADH — Arab Saudi melancarkan 28 serangan udara ke sejumlah wilayah Yaman dalam 24 jam terakhir, menurut kelompok Houthi, di tengah eskalasi tajam perang saudara Yaman yang kembali berkecamuk akhir pekan ini.

"Angkatan Udara Saudi melancarkan 28 serangan yang menyasar kegubernuran Taiz, Al-Jawf, dan Marib, menggunakan pesawat F-15 dan Typhoon yang lepas landas dari pangkalan udara Khamis Mushait dan Taif," ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dilansir AFP, Senin (21/9/2026).

Gelombang serangan udara itu merupakan balasan atas serangan besar Houthi ke wilayah Saudi pada Sabtu (19/9). Koalisi pimpinan Saudi menyatakan kelompok yang didukung Iran tersebut menembakkan rudal balistik ke arah Riyadh saat fajar. Pertahanan udara Saudi mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan rudal itu, namun kepulan asap hitam sempat terlihat membubung dari tangki bahan bakar di dekat Bandara Internasional King Khalid, dan penerbangan di ibu kota sempat terganggu.

Juru bicara militer Houthi Yahya al-Sarea dalam pernyataan daring mengklaim pihaknya mengerahkan "sejumlah besar rudal balistik, rudal jelajah, dan drone" untuk menyerang "sasaran-sasaran sensitif" di Riyadh serta fasilitas perusahaan minyak negara Aramco di Yanbu, pesisir Laut Merah. Menurutnya, serangan itu merupakan respons atas "upaya kriminal musuh Saudi" mengincar Sanaa, ibu kota Yaman yang saat ini dikuasai Houthi. Sebelumnya Sarea menuduh Saudi melancarkan 300 serangan di seluruh Yaman selama sepekan terakhir.

Otoritas Saudi menyatakan pertahanan udaranya juga menggagalkan "upaya permusuhan yang mengincar warga sipil" di kota Bish, Taif, Farasan, dan Yanbu. Pertahanan Sipil Saudi sempat mengirim peringatan bahaya ke telepon warga di Riyadh dan sejumlah wilayah lain pada Sabtu dini hari, sebelum mencabutnya pada pagi harinya. Seorang warga Riyadh utara berusia 27 tahun kepada AFP menuturkan, "Saya mendengar alarm, lalu jendela saya bergetar. Jelas menakutkan. Saya tidak menyangka ini terjadi."

Dampak kemanusiaan dari eskalasi ini tidak ringan. Menurut laporan AFP yang mengutip sumber militer kedua pihak, pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi menewaskan 48 orang pada Sabtu — Houthi mengaku kehilangan 31 anggotanya, sementara sumber pemerintah menyebut 17 tentaranya tewas. Seorang jurnalis AFP juga melaporkan melihat petugas pemadam berusaha memadamkan api di tangki bahan bakar milik Aramco yang terbakar.

Amerika Serikat ikut menyoroti situasi ini. Kementerian Luar Negeri AS mendesak warganya di Timur Tengah untuk "meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi potensi pembatalan penerbangan serta gangguan perjalanan lainnya", seraya menegaskan bahwa "konflik militer ini berpotensi meningkat dengan cepat" dan warga AS sebaiknya "mempertimbangkan ulang dengan serius perjalanan ke dan melintasi kawasan tersebut".

Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah perubahan peta kekuatan di Yaman. Bulan ini Houthi melancarkan serangan kilat untuk merebut seluruh pesisir Laut Merah Yaman, termasuk kota pelabuhan strategis Mokha dan Pulau Perim — gerbang menuju Selat Bab al-Mandab yang vital bagi ekspor minyak Saudi ke Asia dan Eropa, terutama sejak perang AS-Israel melawan Iran secara efektif menutup Selat Hormuz. Houthi menegaskan pelayaran di selat itu tetap terbuka, kecuali bagi kapal-kapal milik Saudi. Pada Jumat, bank investasi JP Morgan dalam catatan langkanya kepada investor mengaku kesulitan memprediksi dampak perang terhadap harga minyak: "Kami benar-benar tidak tahu bagaimana memodelkan akhir dari semua ini."

Sumber

  1. Balas Serangan Houthi, Saudi Lancarkan 28 Serangan ke Yaman dalam 24 Jam — Detik
  2. Houthis say they targeted Saudi capital with ballistic missiles — BBC
  3. Houthi Klaim Serang Riyadh dengan Rudal dan Drone, Asap Membubung Dekat Bandara — Kontan

Berita terkait