Houthi Serang Aramco di Riyadh dengan Rudal Balistik dan Drone
Kelompok Houthi Yaman mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (3/10/2026), sebagai balasan atas gempuran Saudi ke Sanaa.
Oleh Adi Rahmadi · · Internasional

Rangkuman
- Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dengan rudal balistik dan drone pada Sabtu (3/10/2026).
- Serangan disebut sebagai balasan atas 60 gempuran udara Arab Saudi ke Sanaa dan provinsi Yaman lain dalam 24 jam terakhir.
- Asap hitam dan api terlihat membubung di sekitar fasilitas Aramco di Riyadh; otoritas Saudi belum memberikan konfirmasi resmi.
JAKARTA — Kelompok Houthi Yaman mengklaim telah menyerang fasilitas perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, di Ibu Kota Riyadh dengan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) pada Sabtu (3/10/2026) waktu setempat. Klaim serangan ini menandai eskalasi terbaru konflik antara pemberontak yang bersekutu dengan Iran itu dengan kerajaan kaya minyak tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu, Angkatan Bersenjata Yaman yang terafiliasi dengan Houthi menyebut operasi militer itu menargetkan sejumlah lokasi milik Saudi Aramco di Riyadh dan berjalan sukses mencapai sasaran secara presisi sehingga memicu kebakaran di lokasi yang ditargetkan, seperti dilaporkan Al Mayadeen dan dikutip Republika.
Saksi mata dari kantor berita Reuters melaporkan kepulan asap tebal dan kobaran api besar membubung di sekitar fasilitas Aramco di Riyadh pada Sabtu pagi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi langsung dari pihak berwenang Arab Saudi mengenai serangan tersebut. Aramco juga tidak segera menanggapi permintaan komentar, menurut laporan Reuters yang dikutip CNBC Indonesia.
Houthi menegaskan serangan itu merupakan balasan atas gempuran Arab Saudi ke Sanaa dan provinsi-provinsi lain di Yaman. Menurut pernyataan mereka, Arab Saudi melancarkan sedikitnya 60 gempuran udara dan serangan rudal dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Total serangan udara dan rudal Saudi sejak eskalasi terbaru terhadap Yaman diklaim Houthi telah mencapai 1.410 kali gempuran.
"Harga yang harus dibayar atas pengabaian terhadap tumpahnya darah rakyat kami yang beriman akan sangat besar dan mahal," bunyi pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman, seraya bersumpah mempertahankan persamaan "blokade dibalas blokade, eskalasi dibalas eskalasi".
Serangan ke Riyadh ini terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara Arab Saudi dan Houthi dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu, Houthi mengaku telah menyerang fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, kota pelabuhan di Laut Merah, dengan rudal dan drone. Saat itu Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat enam rudal balistik yang ditembakkan ke arah Taif dan wilayah Yanbu, dan tidak melaporkan adanya kerusakan pada fasilitas Aramco.
Serangan-serangan terhadap infrastruktur energi Saudi selalu berdampak ke pasar global. Fasilitas Aramco pernah menjadi sasaran serangan besar pada September 2019, ketika serangan drone dan rudal menghantam fasilitas pemrosesan Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga memangkas separuh produksi minyak kerajaan itu dan mengguncang harga minyak dunia. Sejak eskalasi konflik kawasan yang melibatkan Iran dan sekutunya belakangan ini, kilang Jazan di barat daya Saudi juga sempat dilaporkan terkena serangan Houthi hingga mengganggu produksi.
Militer Houthi kerap menggambarkan diri sebagai Angkatan Bersenjata Yaman karena merasa sebagai pemerintah sah yang berkuasa di Sanaa. Namun dunia internasional hingga kini hanya mengakui pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi sebagai otoritas yang sah. Konflik Yaman yang berlangsung lebih dari satu dekade itu telah menewaskan ratusan ribu orang dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia menurut PBB.
Hingga Minggu (4/10/2026) pagi WIB, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun besaran kerusakan akibat serangan terbaru ini. Klaim Houthi juga belum diverifikasi secara independen oleh otoritas Saudi. Perkembangan situasi masih terus dipantau mengingat potensi eskalasi yang lebih luas di kawasan Teluk.
Sumber
- Ibu Kota Arab Saudi Diserang, Asap Hitam Mengepul di Fasilitas Minyak — CNBC Indonesia
- Houthi Serang Aramco di Ibu Kota Saudi dengan Drone dan Rudal Balistik — Republika
- Houthi Merudal Situs Minyak Aramco, Klaim Balas Dendam atas Agresi Arab Saudi — Sindonews