Pegawai SPPG Ejek Siswi Keracunan MBG Dipecat, Gibran Mengecam
BGN DIY memecat pegawai SPPG Dlingo Bantul yang meledek siswi keracunan MBG hilang ingatan. Wapres Gibran mengecam perundungan itu di media sosial.
BeritaFlash AI · · Lokal

Rangkuman
- BGN Regional DIY resmi memberhentikan Gerardus Permanaditya, pegawai SPPG Dlingo, Bantul, yang meledek siswi korban keracunan MBG asal Kabupaten Karo.
- Wapres Gibran Rakabuming Raka mengecam aksi itu lewat Instagram resminya dan memastikan kedua korban, Febiona dan Agnesia, sudah membaik dan siap kembali sekolah.
- Kasus ini menambah daftar masalah program MBG, setelah sebelumnya viral siswa di Ungaran, Kabupaten Semarang, menerima telur mentah dalam menu MBG.
JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Daerah Istimewa Yogyakarta resmi memberhentikan seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dlingo, Kabupaten Bantul, yang meledek siswi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga hilang ingatan. Pemecatan itu diumumkan Minggu (21/9) malam, beberapa jam setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam aksi tersebut di media sosial.
Pegawai bernama Gerardus Permanaditya itu sebelumnya viral lewat video yang memperlihatkan dirinya menyantap ayam katsu yang disebutnya dimasak sehari sebelumnya, seraya bergurau mengalami hilang ingatan 70 persen. Ucapan itu dinilai mengolok-olok Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga, dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang sempat keracunan makanan program MBG. Febiona dilaporkan mengalami gangguan ingatan pasca-insiden tersebut.
Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, menyatakan pemecatan adalah bagian dari menjaga standar perilaku dan profesionalitas jajaran penyelenggara MBG. "Kami menyayangkan adanya pernyataan tersebut. Setelah dilakukan penanganan sesuai ketentuan, yang bersangkutan telah diberhentikan. Ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran bahwa bekerja dalam Program MBG tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki etika, empati, sensitivitas, dan tanggung jawab dalam berkomunikasi," kata Gagat, dikutip dari CNN Indonesia.
Gagat mengingatkan seluruh jajaran SPPG berhati-hati menggunakan media sosial dan menyampaikan pernyataan di ruang publik, karena setiap ucapan personel memengaruhi persepsi masyarakat terhadap program andalan pemerintah itu. "Kita harus memahami sensitivitas persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Empati dan saling menghormati harus menjadi bagian dari budaya kerja kita," ujarnya. Ia menginstruksikan jajaran BGN DIY tidak berlarut dalam polemik dan fokus meningkatkan keamanan pangan serta kualitas pelayanan.
Sebelumnya, Wapres Gibran mengunggah foto wajah pegawai tersebut di akun Instagram resminya @gibran_rakabuming, Senin (21/9/2026). "Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan," tulis Gibran. Ia juga mengapresiasi tim dokter RSCM, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Sumatera Utara yang menangani kedua korban. "Saat ini Agnesia dan Febiona telah kembali ke rumah masing-masing di Kab. Karo dan akan masuk sekolah kembali," ujarnya. Pemeriksaan RSCM sebelumnya menyatakan sang siswi tidak mengalami gangguan fungsi otak.
Kontroversi ini menambah panjang persoalan yang mendera program MBG dalam sepekan terakhir. Di Kabupaten Semarang, siswa di wilayah Ungaran viral karena menerima telur yang masih mentah hingga menetes ke ompreng dalam menu MBG yang disajikan SPPG Semarang Ungaran Barat 4 pada Jumat (18/9). Ketua Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, mengakui kejadian itu namun menyebut hanya satu dari 2.463 porsi yang bermasalah. Korwil SPPG Kabupaten Semarang Muhammad Romi Dian Sukma telah meminta maaf dan mengevaluasi SPPG bersangkutan.
Rentetan insiden — dari keracunan di Karo, telur mentah di Ungaran, hingga perundungan oleh oknum pegawai — membuat program MBG berada dalam sorotan tajam publik. BGN menyebut perhatian masyarakat yang besar ini harus dijawab dengan kinerja. "Saat ini masyarakat memberikan perhatian yang besar terhadap Program MBG, maka jawab perhatian tersebut dengan kinerja yang semakin baik," kata Gagat.
Sumber
- BGN Pecat Pegawai SPPG Ledek Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan — CNN Indonesia
- Gibran Kecam Pegawai SPPG Bantul yang Ejek Siswi Korban Keracunan MBG — Liputan6
- Siswa Dapat MBG Telur Mentah di Ungaran, SPPG Minta Maaf — CNN Indonesia
- BGN DIY Pecat Pegawai SPPG yang Olok-Olok Korban Keracunan MBG — Sindonews