Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Premier League

Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran finansial Premier League; klub akan banding, degradasi mengintai.

BeritaFlash AI · · Olahraga

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Premier League
Foto: Christian David · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

MANCHESTER — Manchester City dinyatakan bersalah atas mayoritas dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League, menurut laporan BBC Sport dan The Athletic, Jumat (25/9). Keputusan panel independen ini menjadi babak baru kasus yang telah bergulir selama delapan tahun dan mengguncang sepak bola Inggris, dengan ancaman sanksi mulai dari pengurangan poin besar-besaran, denda, hingga dikeluarkan dari Premier League.

The Athletic pertama kali mengabarkan bahwa 114 dari 115 dakwaan terbukti. BBC Sport mengonfirmasi panel independen telah memutuskan mayoritas dakwaan terbukti, dan City dipastikan akan mengajukan banding. Putusan ini datang 1.327 hari setelah Premier League mendakwa City pada Februari 2023 menyusul investigasi empat tahun, dan 22 bulan setelah sidang komisi independen yang berlangsung tertutup selama sekitar 12 pekan rampung pada Desember 2024.

Dakwaan terhadap City mencakup periode 2009 hingga 2018: 54 dakwaan kegagalan menyampaikan informasi finansial yang akurat, 14 dakwaan terkait pembayaran pemain dan manajer, lima dakwaan pelanggaran aturan UEFA termasuk Financial Fair Play, tujuh dakwaan pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan (PSR) Premier League, serta 35 dakwaan kegagalan bekerja sama dengan investigasi sejak Desember 2018. Tuduhan inti yang diungkap Der Spiegel lewat Football Leaks adalah penggelembungan pendapatan sponsor dari Etihad dan Etisalat untuk menyamarkan investasi langsung pemilik asal Abu Dhabi, Sheikh Mansour, demi memenuhi aturan FFP.

Selama periode yang dipermasalahkan, City memenangi delapan trofi: tiga gelar Premier League (2011-12, 2013-14, 2017-18), tiga Piala Liga, satu Community Shield, dan satu Piala FA. Jika komisi disiplin memutuskan mencabut gelar, Manchester United dan Liverpool berpotensi diuntungkan sebagai runner-up musim-musim tersebut. City sendiri membantah seluruh tuduhan dan menyatakan kasusnya didukung "kumpulan bukti yang tak terbantahkan".

Dalam pernyataan resminya, City menunjukkan kekecewaan atas bocornya putusan: "Proses Premier League masih berjalan dengan elemen signifikan yang belum selesai, dan tunduk pada kerahasiaan ketat. Klub telah menghormati proses hukum selama delapan tahun dengan dasar bahwa dewan dan eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, bebas dari pengaruh partisan." Premier League sendiri menolak berkomentar.

Dampak lanjutan sudah terasa. BBC Sport melaporkan sejumlah klub Premier League telah mencari nasihat hukum untuk menilai peluang klaim kompensasi finansial terhadap City. Sejumlah direktur klub bahkan telah diberi tahu secara resmi soal keputusan panel lewat email dan harus menandatangani perjanjian kerahasiaan sebelum membaca dokumennya. Presedennya ada: Juni lalu, Everton diperintahkan membayar Burnley 35 juta poundsterling karena pelanggaran PSR yang dinilai berdampak pada terdegradasinya Burnley.

Proses ini masih jauh dari selesai. Sidang sanksi diperkirakan baru berlangsung beberapa bulan ke depan, dan hasilnya mungkin tidak dipublikasikan sebelum banding City rampung — proses yang juga bisa memakan waktu lama. Tim hukum City dipimpin Lord Pannick KC, pengacara yang dilaporkan bertarif 5.000 poundsterling per jam dan sukses membatalkan larangan tampil di Eropa yang dijatuhkan UEFA kepada City pada 2020. Berbeda dengan kasus UEFA, kali ini City tidak bisa membawa perkara ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Reaksi suporter beragam. David Mooney dari podcast Blue Moon mengaku "terkejut dan terpana": "Di satu sisi ada kebanggaan atas kesuksesan tim yang Anda dukung seumur hidup, tapi di benak Anda semua orang berpikir kami curang. Jika City bersalah, maka fans City juga korban." Suporter lain bernada menantang: "Kalau gelar kami dicabut, poin dikurangi, kami keluar dari liga ini, kami akan berjuang sampai akhir." City saat ini memuncaki klasemen Premier League dengan sapu bersih lima kemenangan dan akan bertandang ke markas Liverpool usai jeda internasional.

Sumber

  1. Manchester City charges: Premier League clubs seek legal advice over possible compensation — BBC Sport
  2. Relegation? Titles stripped? Appeals? What next for Man City — BBC Sport
  3. Man City fans face up to reality of guilty verdict — BBC Sport
  4. Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Sanksi Menanti — Republika

Berita terkait