Karhutla Indonesia: 283 Ribu Warga ISPA, Asap Selimuti Singapura

Kemenkes catat 283.270 kasus ISPA di 7 provinsi akibat karhutla, termasuk 63.700 balita, sementara asap lintas batas bikin PSI Singapura tembus 229.

Oleh · · Lokal

Karhutla Indonesia: 283 Ribu Warga ISPA, Asap Selimuti Singapura
Foto: Kabut asap tebal menyelimuti langit Kalimantan, Agustus 2026. Kemenkes mencatat 283.270 kasus ISPA di tujuh provinsi terdampak karhutla. · PadukaYash · CC BY 4.0

Rangkuman

JAKARTA — Kementerian Kesehatan mencatat 283.270 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 18 Agustus hingga 13 Oktober 2026. Dari total tersebut, sekitar 63.700 kasus dialami anak balita. Angka ini memicu desakan agar pemerintah menyatakan status darurat kesehatan, mengingat asap karhutla terus menyebar hingga ke wilayah Jabodetabek dan negara tetangga.

Anggota Komisi IX DPR Vita Ervina menyatakan kondisi kualitas udara di wilayah terdampak terus memburuk. Konsentrasi PM2.5 di Palangka Raya tercatat mencapai 844,6 mikrogram per meter kubik pada beberapa hari lalu, jauh di atas ambang berbahaya. "Keberhasilan penanganan harus diukur dari kemampuan menekan angka kasus, melindungi kelompok rentan, dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, bukan dari banyaknya rapat koordinasi," kata Vita, Sabtu (17/10/2026).

Data BMKG per Sabtu pukul 08.00 WIB menunjukkan kabut asap terdeteksi di 26 provinsi, meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, hingga Banten. Asap juga sudah melintasi batas negara: dari Sumatera ke Semenanjung Malaysia dan Singapura, dari Kalimantan ke Sarawak, serta dari Papua Selatan ke Papua Nugini. Di dalam negeri, Palangkanbun mencatat PM2.5 tertinggi 374,8 mikrogram per meter kubik, disusul Palangkaraya 342,8 — keduanya kategori berbahaya (warna hitam).

Dampak lintas batas paling kentara terlihat di Singapura. Indeks Standar Polusi (PSI) 24 jam di wilayah pusat Singapura mencapai 229 pada Jumat (16/10) pukul 15.00 waktu setempat, masuk kategori "sangat tidak sehat" dan merupakan rekor tertinggi sejak 2015. Wisatawan di Merlion Park tampak mengenakan masker; sejumlah kegiatan luar ruangan dibatalkan. "Banyak kegiatan di sini yang dihentikan. Saya merasa sedikit kecewa," ujar Gaurav Nigam, wisatawan asal India, kepada Reuters. Seorang wisatawan Indonesia, Tarra, bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada warga Singapura dan Malaysia.

Tekanan terhadap pemerintah juga datang dari kalangan mahasiswa. Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (SEMA UGM) mengirimkan surat terbuka kepada Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, pada 16 Oktober 2026. Ketua SEMA UGM Mesa Syafitra menyatakan krisis yang berlangsung empat bulan itu telah mengganggu pendidikan anak-anak dan mengancam kesehatan masyarakat, sementara warga Kalimantan Barat telah mengajukan gugatan perwakilan kelompok (class action) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas dugaan kelalaian.

Dalam suratnya, SEMA UGM mendesak ASEAN melakukan penilaian independen terhadap kepatuhan Indonesia pada ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP), mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, dan menerima bantuan regional. Mereka menyorot bahwa tawaran bantuan pemadaman dari Malaysia dan Singapura tidak dibahas dalam rapat bersama Presiden pada 12 Oktober lalu. "Kami tidak bisa menggantungkan harapan pada hujan. Pemerintah harus menyiapkan perlindungan yang berkelanjutan," tegas Vita Ervina mengamini.

Sejauh ini pemerintah telah mengerahkan 2.106 tenaga kesehatan dan mendistribusikan 2,8 juta masker ke wilayah terdampak. Namun legislator menilai langkah itu perlu disertai sistem peringatan dini terintegrasi — menggabungkan data titik panas, kualitas udara, arah angin, dan kasus ISPA harian — serta kebijakan belajar dan bekerja dari rumah yang menyesuaikan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), bukan sekadar imbauan.

Sumber

  1. 283 Ribu Warga Terserang ISPA akibat Karhutla, Legislator Desak Respons Darurat Kesehatan — Republika
  2. Pakai Masker, Wisatawan Kecewa Singapura Diselimuti Asap Karhutla RI — CNBC Indonesia
  3. SEMA UGM Surati Sekjen ASEAN soal Krisis Karhutla di Indonesia — CNN Indonesia
  4. Daftar Daerah yang Masih Dibekap Kabut Asap Hari Ini — CNN Indonesia

Topik

Berita terkait