Serangan Houthi ke Arab Saudi: Puing Rudal Lukai 4 Orang, Gedung Aramco Terbakar

Puing rudal Houthi yang dicegat di Riyadh melukai 4 orang, gedung Aramco di Dhahran terbakar, dan Bandara King Khalid ditutup hingga 17 Oktober.

Oleh · · Internasional

Serangan Houthi ke Arab Saudi: Puing Rudal Lukai 4 Orang, Gedung Aramco Terbakar
Foto: Cakrawala kota Riyadh, Arab Saudi. · B.alotaby · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

RIYADH — Kelompok Houthi kembali menghujani Arab Saudi dengan rudal jelajah dan pesawat nirawak pada Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat, memicu ledakan di sejumlah kota dan menambah panjang eskalasi konflik yang kembali berkobar sejak Juli lalu. Serangan itu terjadi setelah koalisi pimpinan Saudi menggempur fasilitas energi di Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi.

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan empat orang terluka akibat puing-puing rudal yang berhasil dicegat di Ibu Kota Riyadh. "Empat orang: dua wanita, seorang pria, dan seorang anak terluka," demikian pernyataan resmi yang dilansir AFP, Rabu (14/10), seperti dikutip dari Detik. Sebanyak 15 rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Seorang saksi mata kepada AFP menuturkan melihat proyektil melintas di atas sebuah mal dengan jejak cahaya kekuningan disertai asap. "Orang-orang terdiam, tidak ada yang berbicara. Kami ketakutan dan semua menatap ke langit," ujarnya.

Juru Bicara Koalisi Turki al-Maliki menyatakan pihaknya menghancurkan empat rudal jelajah dan dua drone. "Tiga rudal jelajah dihancurkan di wilayah Riyadh dan selatan. Dua drone dicegat dan dihancurkan," tulis al-Maliki di X. Tak lama berselang, koalisi mengumumkan satu rudal jelajah lain yang mengarah ke Riyadh turut dicegat. Peringatan darurat dikirim ke telepon warga: "Kota Riyadh sedang menghadapi ancaman udara yang berbahaya."

Sasaran serangan tak hanya ibu kota. Kementerian Energi Arab Saudi membenarkan sebuah gedung administratif milik Saudi Aramco di kota Dhahran, Provinsi Timur, menjadi sasaran serangan dan mengalami kebakaran kecil, tanpa korban jiwa. "Pihak berwenang telah merespons insiden tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," bunyi pernyataan kementerian di X, dikutip dari Detik. Dentuman keras dilaporkan terdengar di dekat markas besar Aramco, dan karyawan raksasa minyak itu diperintahkan bekerja dari rumah pada Rabu, menurut Reuters.

Rangkaian serangan ini merupakan kelanjutan dari gempuran Houthi ke Bandara Internasional King Khalid pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10), yang menurut otoritas penerbangan sipil Saudi menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang pada serangan pertama, serta satu tewas dan 11 terluka pada serangan kedua. Otoritas Saudi memperpanjang penutupan bandara hingga Sabtu (17/10) untuk memastikan keselamatan fasilitas, sementara sejumlah maskapai membatalkan penerbangan.

Pemerintah Indonesia bergerak cepat. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban. "Tercatat 581.000 WNI berada di Arab Saudi dan 37.494 WNI di antaranya berada di Riyadh. Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban meninggal dunia maupun menjadi korban luka," kata Yvonne, Rabu. KBRI Riyadh mengeluarkan imbauan agar WNI menghindari kawasan bandara, membatasi perjalanan tak mendesak, dan memastikan status penerbangan ke maskapai masing-masing.

Sindonews melaporkan ledakan juga terdengar di Dammam dan Dhahran pada malam yang sama, mengindikasikan gelombang serangan yang lebih luas dibanding biasanya. Pakar keamanan yang dikutip Detik menilai pemicu serangan adalah serangan udara koalisi Saudi ke fasilitas bahan bakar al-Sabaha di Sanaa, dan mendorong Indonesia mengambil peran diplomatik meredakan ketegangan.

Hingga Rabu pagi, Houthi belum merilis pernyataan resmi soal jumlah proyektil yang ditembakkan, namun kelompok itu sebelumnya mengklaim serangan-serangan ke Riyadh sebagai balasan atas operasi militer Saudi di Yaman. Perlu dicatat, angka korban dan klaim intersepsi masih bersumber dari otoritas Saudi dan koalisi; verifikasi independen di lapangan belum tersedia karena akses media asing yang terbatas.

Sumber

  1. Gedung Aramco di Saudi Jadi Sasaran Houthi, Kebakaran Terjadi — Detik
  2. Puing Rudal Houthi di Riyadh Lukai 4 Orang dan Rusak Sejumlah Rumah — Detik
  3. 37.494 WNI Berada di Riyadh, Tak Ada yang Jadi Korban Serangan Houthi — Detik
  4. Arab Saudi Diguncang Serangkaian Ledakan usai Serangan terhadap Fasilitas Minyak Yaman — Sindonews
  5. Kantor Saudi Aramco Diserang: Dentuman Terdengar, Terjadi Kebakaran — Kumparan

Topik

Berita terkait