Pelantikan Wantimpres Prabowo: Pratikno Ketua, Hatta Rajasa Wakil

Presiden Prabowo melantik 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jumat (2/10/2026). Qodari jadi sekretaris, Syahganda Nainggolan Kepala Bakom.

Oleh · · Politik

Pelantikan Wantimpres Prabowo: Pratikno Ketua, Hatta Rajasa Wakil
Foto: Istana Negara, Jakarta, lokasi pelantikan 26 anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo, Jumat (2/10/2026). · DPRD Kabupaten Indramayu · Public domain

Rangkuman

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Pelantikan ini merupakan yang pertama kali dilakukan Prabowo untuk mengisi Wantimpres selama masa pemerintahannya, dan diwarnai masuknya sejumlah nama besar dari lintas latar belakang — dari lima eks menteri koordinator, tokoh agama, pengusaha, hingga aktivis yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintahan sebelumnya.

Pelantikan digelar berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P/2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia. Acara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan keputusan presiden, lalu pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung Prabowo. "Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ujar para anggota Wantimpres membacakan sumpah, dikutip dari Detik.

Struktur pimpinan Wantimpres diisi figur-figur senior. Mantan Menko PMK Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres merangkap anggota. Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa — yang juga mantan pasangan Prabowo di Pilpres 2014 — menjadi Wakil Ketua. Adapun posisi Sekretaris Wantimpres diemban Muhammad Qodari, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Detik mencatat lima eks menko masuk jajaran Wantimpres: Pratikno, Hatta Rajasa, eks Menko Polhukam Budi Gunawan, eks Menko Polsoskam Agum Gumelar, dan eks Menko Perekonomian Chairul Tanjung.

Menurut Liputan6, jajaran 26 anggota Wantimpres juga memuat Shinta Nuriyah Wahid (istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid), mantan Ketua MK Anwar Usman, tokoh agama Quraish Shihab, mantan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, pengusaha Dato' Sri Tahir, mantan Menhub Ignasius Jonan, pengusaha Jusuf Hamka, akademisi Margarito Kamis, serta aktivis Rocky Gerung. Republika menambahkan, Qodari yang kini menjabat Sekretaris Wantimpres otomatis melepas posisi Kepala Bakom.

Kursi Kepala Bakom yang ditinggalkan Qodari langsung diisi. Prabowo melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI pada hari yang sama, usai pelantikan Wantimpres. Syahganda bukan wajah baru di panggung politik nasional. Pria kelahiran Medan, 27 November 1965, itu dikenal sebagai aktivis sejak era 1980-an saat berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), pernah di-drop out dan dipenjara karena aktivitas politik menentang Orde Baru, kemudian menjadi petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang kritis terhadap pemerintahan Jokowi. Pada 2021, ia divonis 10 bulan penjara dalam kasus penyebaran berita bohong terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja — sebelum akhirnya merapat ke istana dan kini dipercaya memimpin badan komunikasi pemerintah.

Menjelang pelantikan, sejumlah tokoh terpantau berdatangan ke Istana sejak siang. Pratikno mengaku mendapat tugas sebagai Wantimpres; Hatta Rajasa mengakui akan dilantik sebagai wakil ketua; Anwar Usman — paman Gibran Rakabuming Raka — mengaku dihubungi Raffi Ahmad; sementara Rocky Gerung yang sempat diisukan masuk kabinet akhirnya dikukuhkan sebagai anggota Wantimpres. Okezone mengutip komentar Syahganda saat diisukan menjadi Kepala Bakom: "Wartawan itu nyawanya negara ini."

Masuknya nama-nama lintas aliran — dari keluarga Gus Dur, tokoh NU, hingga aktivis yang dulu berseberangan — dibaca sejumlah pengamat sebagai upaya Prabowo merangkul berbagai kekuatan politik dan masyarakat sipil dalam satu lembaga penasihat presiden. Wantimpres sendiri bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan, sesuai amanat UUD 1945. Dengan 26 anggota, Wantimpres era Prabowo menjadi salah satu yang terbesar dari segi jumlah dibanding periode-periode sebelumnya.

Sumber

  1. Lima Eks Menteri Koordinator Jadi Dewan Pertimbangan Presiden Era Prabowo — Detik
  2. Daftar Lengkap 26 Wantimpres Prabowo — Liputan6
  3. Qodari Jadi Sekretaris Wantimpres, Syahganda Jadi Kepala Bakom RI — Republika

Berita terkait