Hari Santri 2026: Prabowo Sebut Santri Kompak Bikin Indonesia Makin Kuat

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2026 dan menyebut santri serta pesantren bagian penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Oleh · · Lokal

Hari Santri 2026: Prabowo Sebut Santri Kompak Bikin Indonesia Makin Kuat
Foto: Santri Pondok Pesantren Al-Khoirot menggelar apel peringatan Hari Santri pertama pada 22 Oktober 2016 · Farzanesfandiar (Wikimedia Commons) · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2026 yang diperingati hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026. Ucapan itu disampaikan Prabowo di sela menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan atas nama pribadi, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Selamat Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026," kata Prabowo, dikutip dari Liputan6. Ia menegaskan santri, santriwati, dan pondok pesantren telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Prabowo berharap para santri dan santriwati semakin kompak dan hebat sehingga turut memperkuat Indonesia. "Santri kompak dan hebat, Indonesia semakin kuat," tuturnya, seperti dilaporkan Detik dan CNN Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mewakili pemerintah menyampaikan ucapan selamat Hari Santri 2026 kepada seluruh santri, para kiai, nyai, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di seluruh Indonesia. Menurut dia, pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan nilai kebangsaan, dan mendidik generasi muda agar peduli dan bertanggung jawab kepada masyarakat dan bangsa.

Peringatan Hari Santri tahun ini juga diwarnai seruan sejumlah tokoh. Wakil Menteri Agama mendorong pesantren Indonesia mendunia, sementara Ketua DPR Puan Maharani mendorong pesantren aktif dalam pembangunan nasional. Kementerian Agama menyiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren. Tokoh muda NU Gus Nadir menilai santri di era kecerdasan buatan tidak cukup hanya menghafal kitab kuning.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang peran ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan. Tanggal itu merujuk pada Resolusi Jihad yang dicetuskan pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari, pada 22 Oktober 1945, ketika Indonesia yang baru merdeka menghadapi ancaman kembalinya kekuasaan kolonial menyusul kedatangan pasukan Sekutu. Resolusi itu menegaskan mempertahankan kemerdekaan sebagai kewajiban bagi umat Islam dan berkaitan erat dengan perlawanan rakyat Surabaya yang memuncak pada 10 November 1945, yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Gagasan Hari Santri berawal dari usulan ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, pada 27 Juni 2014 kepada Joko Widodo yang kala itu berstatus calon presiden. PBNU kemudian mengusulkan tanggal 22 Oktober, bukan 1 Muharam yang sempat dipertimbangkan. Pemerintah akhirnya menetapkan Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015.

Kementerian Agama tahun ini mengusung tema Hari Santri 2026 "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", yang diluncurkan resmi bersama logo dan rangkaian acara peringatan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut rangkaian Hari Santri menjadi momentum pengingat peran ulama dan santri bagi bangsa.

Skala pesantren di Indonesia memang masif. Berdasarkan data Kementerian Agama per akhir September 2025, jumlah pondok pesantren di Indonesia mencapai lebih dari 42.391 unit yang tersebar di seluruh provinsi. Kemenag juga mencatat 4,63 juta santri telah terverifikasi dengan data by name by address, angka yang terus diperbarui. Ucapan Hari Santri juga mengalir dari berbagai lembaga, antara lain Al Washliyah yang menyebut santri sebagai pewaris perjuangan para ulama.

Sumber

  1. Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri: Santri Kompak Indonesia Makin Kuat — Detik
  2. Hari Santri 2026, Prabowo Ungkap Peran Pesantren dalam Kemerdekaan Indonesia — Liputan6
  3. Prabowo Sambut Hari Santri 2026: Santri Kompak, Indonesia Kuat — CNN Indonesia
  4. Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Sejarah dan Tema Hari Santri 2026 — Metro TV News
  5. Gus Nadir: Santri Era AI tak Cukup Hanya Hafal Kitab Kuning — Republika

Topik

Berita terkait