Sekolah Rakyat Beroperasi di 182 Titik, Siswa Capai 44 Ribu Orang

Mensos Gus Ipul laporkan ke Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat sudah beroperasi di 182 titik dengan lebih dari 44 ribu siswa dari keluarga rentan.

BeritaFlash AI · · Lokal

Sekolah Rakyat Beroperasi di 182 Titik, Siswa Capai 44 Ribu Orang
Foto: Suasana kelas sekolah di Indonesia · Fitrah 9131 · CC BY 3.0

Rangkuman

JAKARTA — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Program sekolah berasrama gratis untuk anak keluarga miskin dan rentan itu kini telah beroperasi di 182 titik di berbagai daerah dengan jumlah siswa lebih dari 44.000 orang.

"Ya tentu kami akan sedikit melaporkan tentang perkembangan Sekolah Rakyat yang sekarang sudah beroperasi di 182 titik, 90 lebih itu menggunakan gedung permanen. Di mana siswanya sekarang sudah lebih dari 44 ribu," kata Gus Ipul dalam keterangannya di Istana, dikutip Kamis (24/9/2026).

Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial terus melakukan konsolidasi untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia serta melengkapi sarana dan prasarana Sekolah Rakyat. Meski masih ada kekurangan, ia memastikan proses belajar mengajar berjalan baik. "Yang terus kita lakukan konsolidasi dan terus berusaha untuk memenuhi kekurangan-kekurangan sumber daya manusia maupun juga dukungan-dukungan sarana-prasarana. Tapi secara umum dapat saya sampaikan adalah semua proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Ia mengungkapkan para siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan dengan latar belakang beragam. Sebagian pernah putus sekolah selama satu hingga dua tahun, sebagian pernah bekerja di tempat yang tidak semestinya pada usia sekolah, sementara sebagian lainnya membutuhkan rehabilitasi sebelum dapat mengikuti pembelajaran secara optimal. "Yang sekolah di sini adalah anak-anak istimewa dari keluarga rentan dengan memiliki latar belakang yang beragam, berbeda-beda," tuturnya.

Di kesempatan terpisah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, saat membuka Pelatihan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat, Gus Ipul merinci 24 dari 182 titik itu berada di Jawa Barat. Ia menargetkan setiap kabupaten dan kota ke depan memiliki gedung permanen Sekolah Rakyat sendiri, yang dibangun bertahap. Menurutnya, guru, wali kelas, dan wali asrama memegang peran penting mendampingi siswa selama pendidikan sekaligus kehidupan di asrama. "Mereka harus bekerja dengan penuh empati, dengan hati, totalitas, karena yang didampingi ini adalah siswa-siswa istimewa yang berasal dari berbagai latar belakang," ujarnya.

Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo itu juga membahas perluasan akses pendidikan gratis dan bermutu, mulai dari taman kanak-kanak dan madrasah negeri hingga perguruan tinggi negeri, termasuk peningkatan kualitas guru. Untuk pendidikan tinggi, pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran dan menyiapkan tahapan pembebasan biaya kuliah di PTN. Presiden meminta kajian tersebut diperdalam oleh tim khusus yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno sebelum hasilnya dilaporkan kembali sebagai dasar penentuan langkah berikutnya.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri PANRB Rini Widyantini.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berasrama yang digagas Kemensos untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem. Selain jaminan fasilitas belajar, program ini juga menjamin kebutuhan hidup siswa selama di asrama, dengan pendampingan wali asuh dan wali asrama yang dilatih khusus, termasuk agar menjauhi praktik perundungan.

Sumber

  1. Mensos Lapor Prabowo: Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di 182 Titik — Detik
  2. Mensos Lapor Presiden: Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang — CNBC Indonesia
  3. 182 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi, Gus Ipul Targetkan Punya Gedung Sendiri — Republika

Berita terkait