Banjir Bandang Solok: Korban Tewas Jadi 2 Orang, Wapres Gibran Tinjau Posko
Tim SAR menemukan jasad Agusral (59), korban terakhir banjir bandang Solok, Jumat siang. Wapres Gibran meninjau posko dan meminta pemulihan lahan dipercepat.
BeritaFlash AI · · Lokal

Rangkuman
- Korban tewas banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, bertambah menjadi dua orang setelah jasad Agusral (59) ditemukan Jumat (25/9) siang.
- Sebelumnya 474 jiwa mengungsi; satu orang luka berat dan tiga luka ringan menurut data BNPB per 24 September.
- Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Posko Utama dan meminta pemulihan lahan pertanian Solok, salah satu lumbung pangan Sumbar, dipercepat.
SOLOK — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Jasad Agusral (59) ditemukan meninggal dunia tertimbun lumpur dan material, tak jauh dari kompleks perkantoran Bupati Solok, sekitar pukul 12.00 WIB, Jumat (25/9/2026). Dengan temuan itu, total korban tewas bencana tersebut menjadi dua orang dan operasi pencarian resmi ditutup.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin mengatakan penemuan berawal dari kecurigaan tim dan warga yang melihat kerumunan lalat hijau di halaman depan sebuah rumah warga. "Baru saja ditemukan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sehingga kegiatan operasi SAR sudah selesai, karena tidak ada lagi yang dicari," kata Noer Isrodin, dikutip dari detikSumut. Meski pencarian berakhir, tim SAR tetap bersiaga di lokasi mengantisipasi potensi bencana susulan.
Banjir bandang menerjang Solok pada Senin (21/9) malam setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak akhir pekan. Berdasarkan data sementara BNPB per 24 September, bencana ini menyebabkan satu orang meninggal (kemudian bertambah jadi dua), satu orang luka berat, dan tiga orang luka ringan. Sebanyak 474 jiwa mengungsi, tersebar di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok (39 jiwa), Rumah Dinas Bupati (17 jiwa), Rumah Ladang (7 jiwa), dan 410 jiwa mengungsi mandiri di sejumlah lokasi.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dalam Rapat Koordinasi Penanganan di Posko Utama Kabupaten Solok, Kamis (24/9), menegaskan pencarian korban hilang menjadi prioritas utama. "Yang paling utama sekarang adalah pencarian satu korban yang masih belum ditemukan," kata Suharyanto. Ia juga meminta pendataan masyarakat terdampak, pengungsi, rumah, dan fasilitas umum yang rusak segera diselesaikan sebagai dasar menentukan langkah penanganan berikutnya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Posko Utama Penanggulangan Bencana di Lapangan Kantor Bupati Solok, Jumat. Di lokasi, Gibran menekankan prioritas tanggap darurat dan penguatan koordinasi. "Penanganan tidak selesai saat air surut. Lumpur, pasir, batu, kayu, dan longsoran harus dibersihkan. Prioritas pembersihan material banjir di permukiman, jalan, jembatan, masjid, lahan pertanian, fasilitas umum," kata Gibran dalam siaran resmi BPMI Sekretariat Wakil Presiden.
Gibran secara khusus meminta pemulihan lahan pertanian dipercepat karena Kabupaten Solok merupakan salah satu penopang pangan Sumatera Barat dan nasional. "Solok merupakan salah satu lumbung pangan untuk Sumbar dan Nasional, pemulihan lahan pertanian harus menjadi prioritas agar warga bisa kembali bertani," ujarnya. Ia juga meminta warga terdampak yang memiliki cicilan di PNM Mekaar maupun bank-bank Himbara mendapat keringanan restrukturisasi selama masa kebencanaan, dan memerintahkan Bupati Solok mendata warga yang membutuhkan.
Sebelum ke posko utama, Gibran mengunjungi Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro untuk menemui warga. Ia meminta jajaran terkait meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dan longsor susulan, memperkuat koordinasi dengan BMKG, dan memastikan warga di area rawan menerima informasi yang mudah dipahami. Seluruh kendala di lapangan, kata Gibran, akan dihimpun dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk arahan lebih lanjut.
Sumber
- Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Solok Jadi 2 Orang — Detik
- Wapres Gibran tekankan tanggap darurat bencana Solok — Antara
- Banjir Bandang Solok, BNPB Prioritaskan Pencarian Korban Hilang — Okezone
- BNPB Prioritaskan Pencarian 1 Korban Hilang dalam Banjir Bandang Solok — Sindonews
- Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Solok — Detik