Vape Etomidate Disorot Prabowo dalam Rapat Narkoba, Rehabilitasi Napi Dikaji

Prabowo pimpin rapat narkoba di Istana, soroti peredaran vape etomidate dan minta kajian rehabilitasi pengguna narkoba karena lapas kelebihan kapasitas.

Oleh · · Politik

Vape Etomidate Disorot Prabowo dalam Rapat Narkoba, Rehabilitasi Napi Dikaji
Foto: Istana Merdeka, Jakarta, lokasi rapat terbatas Presiden Prabowo membahas pemberantasan narkoba. · MichaelJLowe · CC BY-SA 3.0

Rangkuman

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas membahas pemberantasan narkotika di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Rapat dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Salah satu isu yang menjadi perhatian khusus Presiden adalah maraknya peredaran rokok elektrik atau vape berkandungan etomidate, zat anestesi yang disalahgunakan sebagai narkotika cair. "Itu juga menjadi perhatian Bapak Presiden terkait dengan narkotika cair," kata Suyudi usai rapat, dikutip dari CNN Indonesia. Ia menyebut persoalan itu akan dibahas kembali secara khusus antarkementerian dan lembaga terkait, sementara BNN terus menjajaki persoalan tersebut hingga menyiapkan regulasinya.

Peredaran vape etomidate belakangan memang tengah menjadi sorotan publik. Salah satu kasus yang ramai adalah penangkapan selebgram Julia Prastini alias Jule di sebuah apartemen di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (14/9/2026). Polisi menemukan empat cartridge vape mengandung etomidate, tiga di antaranya kosong sisa pakai dan satu masih terisi penuh. Penangkapan itu merupakan pengembangan dari dua perempuan yang diduga menjual vape etomidate. Berdasarkan hasil penyelidikan, Jule mengaku telah memakai vape etomidate selama kurang lebih dua sampai tiga minggu dengan alasan stres.

Dari sisi pemasyarakatan, Prabowo menginstruksikan jajarannya memikirkan penanganan khusus bagi pengguna dan pemakai narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan, mengingat kondisi lapas saat ini kelebihan kapasitas. "Menyangkut soal, khusus kepada saya, diminta untuk berkoordinasi dengan beberapa kementerian/lembaga termasuk Pak Kepala BNN, kemudian Kepala BRIN, dan juga Pak Menko, untuk memikirkan terkait dengan rehabilitasi, terutama menyangkut soal pengguna dan pemakai narkoba di dalam lapas, di mana saat ini itu sudah over kapasitas," kata Menkum Supratman Andi Agtas usai rapat, dikutip dari Okezone.

Supratman mengatakan pemerintah dalam waktu dekat akan menggelar rapat lanjutan bersama kementerian dan lembaga terkait untuk merumuskan kebijakan rehabilitasi pengguna narkoba di lapas. "Nanti dalam waktu dekat kami akan mengadakan rapat bersama, dan merumuskan suatu kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah. Kira-kira itu isi pertemuan dan pesan-pesan dari Bapak Presiden kepada kami semua," paparnya.

Rapat juga melibatkan perguruan tinggi. Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengaku diminta membawa salah satu peneliti, dosen Universitas Indonesia, yang mendalami persoalan narkoba dan ketergantungan. "Mana hasil-hasil penelitian yang sudah dikembangkan di kampus, kita akan sinergikan dengan kebutuhan yang ada di BNN, atau terapi, atau Kementerian Kesehatan," kata Brian di kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari Detik.

Menurut Brian, seluruh aspek pemberantasan narkoba dibahas dalam rapat itu, mulai dari teknologi pendeteksian, metode penyembuhan, hingga pemanfaatan barang bukti narkoba yang disita. "Ya, semuanya. Semua hal-hal yang terkait narkoba. Apakah teknologinya untuk mendeteksinya, penyembuhannya, barangkali barang yang disita pemanfaatannya seperti apa. Nanti saya laporkan setelah ini," ujarnya. Ia menegaskan kampus bertugas meneliti dan hasil risetnya akan disinergikan dengan kebutuhan lembaga lain, termasuk BNN.

Kehadiran Kepala BNN, Menkum, Mendiktisaintek, dan Kepala BRIN dalam satu rapat menunjukkan pemerintah hendak menggabungkan pendekatan penegakan hukum, rehabilitasi, dan riset dalam satu arah kebijakan. Hingga kini belum ada rincian resmi bentuk regulasi vape etomidate maupun skema rehabilitasi pengguna narkoba di lapas; keduanya masih akan dibahas dalam rapat lanjutan antarkementerian.

Sumber

  1. Prabowo Soroti Peredaran Vape Etomidate di Indonesia — CNN Indonesia
  2. Mendikti hingga Kepala BNN Merapat ke Istana, Bahas Hasil Penelitian Narkoba — Detik
  3. Lapas Over Kapasitas, Prabowo Minta Penanganan Khusus bagi Pengguna Narkoba — Okezone
  4. Prabowo Panggil Mendikti-Menkum hingga Bos BNN, Bahas Masalah Narkoba — CNBC Indonesia

Berita terkait