Prabowo Gelar Ratas Karhutla, Undang Akademisi Bahas Lahan Gambut
Prabowo mengundang akademisi ke Istana Merdeka membahas penanganan lahan gambut yang terbakar tiap tahun, sementara pemerintah pesan pesawat pemadam Beriev.
BeritaFlash AI · · Lokal

Rangkuman
- Prabowo mengundang akademisi ke Istana Merdeka pada Kamis (24/9) membahas penanganan lahan gambut
- BNPB melaporkan masih ada 209,78 hektare lahan dalam proses pemadaman di Sumatra dan Kalimantan
- Pemerintah memesan pesawat pemadam jenis Beriev dan telah membeli 2.000 truk pemadam
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah akademisi ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 24 September 2026, untuk membahas penanganan lahan gambut yang selalu terbakar dari tahun ke tahun. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas yang dipimpin Prabowo pada 16 September 2026 mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden ingin mendengarkan pandangan dan masukan dari kalangan akademisi mengenai pengelolaan serta penanganan lahan gambut. "Iya, siang ini Pak Presiden akan berdiskusi dengan banyak akademisi, membahas penanganan lahan gambut yang tahun ke tahun selalu terbakar," tutur Teddy, dikutip dari Antara. Pembahasan diharapkan dapat memberikan perspektif berbasis kajian dalam menghadapi persoalan kebakaran lahan gambut yang berulang.
Sebelumnya, Prabowo menekankan pentingnya penanganan persoalan gambut secara menyeluruh dengan melibatkan para pakar, akademisi, serta lembaga penelitian. "Saya ingin langsung bertatap muka dengan para pakar gambut yang ada di Indonesia, dan juga yang dari luar negeri," ujar Prabowo pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Rabu (16/9). Presiden juga meminta pembahasan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta fakultas-fakultas di perguruan tinggi.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan dalam rapat terbatas sebelumnya bahwa masih ada 209,78 hektare lahan yang dalam proses pemadaman. Pemerintah juga terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu penanganan karhutla, dikutip dari Kumparan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo telah menginstruksikan agar masyarakat yang ingin membuka lahan dan membutuhkan peralatan melapor terlebih dahulu kepada aparat. "Presiden sudah perintah juga, jika rakyat mau buka lahan, butuh alat berat, lebih baik lapor ke aparat, nanti dibantu, dan kita siapkan anggaran khusus. Intinya jangan buka lahan dengan bakar-bakar, kerugian kita lebih besar," kata Prasetyo.
Pemerintah juga memperkuat armada penanggulangan karhutla dengan memesan pesawat khusus. "Sebenarnya kita ini sudah pesan pesawat-pesawat model Beriev dan peralatan fire fighting," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, dikutip dari Okezone. Ia tidak menjabarkan secara rinci jumlah unit pesawat yang dipesan, namun bersyukur langkah antisipatif pemerintah tahun sebelumnya yang membeli sekitar 2.000 truk pemadam kebakaran terbukti banyak dibutuhkan.
Dampak karhutla sudah dirasakan di sejumlah daerah. Di Kalimantan Selatan, 40 pasien khusus Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dievakuasi akibat kebakaran hutan dan lahan. Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, gangguan kabut asap membuat operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dihentikan sementara. Sementara di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, tim gabungan berhasil memadamkan karhutla di dua titik kawasan dan memastikan gajah dalam kondisi aman. Pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur darurat dalam penanggulangan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia, salah satunya dengan memperkuat armada pemadam. Edukasi pencegahan karhutla juga akan dimasukkan ke kurikulum muatan lokal sekolah.
Sumber
- Presiden undang akademisi bahas pencegahan kebakaran di lahan gambut — Antara
- Prabowo Undang Akademisi ke Istana, Diskusi Penanganan Karhutla dan Lahan Gambut — Kumparan
- Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemerintah Pesan Pesawat Canggih Pemadam Karhutla Jenis Beriev — Okezone
- 40 Pasien Khusus RSJ Sambang Lihum Kalsel Dievakuasi Akibat Karhutla — CNN Indonesia