Partai Ummat Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Ansufri Sambo Jadi Ketum
Partai Ummat mengukuhkan kepengurusan baru 2026-2031 di Grand Hyatt Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Ansufri Idrus Sambo jadi ketum gantikan Ridho Rahmadi.
BeritaFlash AI · · Politik
Rangkuman
- Partai Ummat mengukuhkan susunan kepengurusan baru periode 2026-2031 di Grand Cafe, Hotel Grand Hyatt Jakarta, Sabtu (26/9/2026): Ansufri Idrus Sambo sebagai ketua umum, Heikal Safar ketua harian, dan Muhammad Sadiq Thalib sekjen.
- Ansufri menggantikan Ridho Rahmadi, menantu Amien Rais, yang mengundurkan diri sebagai ketum pada akhir Agustus 2026; Ansufri sebelumnya menjabat pelaksana tugas (Plt) ketum.
- Kepengurusan baru ini menargetkan konsolidasi agar Partai Ummat lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2029, dengan penekanan pada perubahan budaya kerja partai.
JAKARTA — Partai Ummat resmi mengukuhkan susunan kepengurusan baru untuk periode 2026-2031 dengan Ansufri Idrus Sambo sebagai ketua umum. Pengukuhan digelar di Grand Cafe, Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).
Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, Ansufri Idrus Sambo ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Ummat. Heikal Safar ditunjuk dan dilantik sebagai Ketua Harian DPP, sementara posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) dipercayakan kepada Muhammad Sadiq Thalib, dikutip dari Sindonews.
Ansufri menggantikan Ridho Rahmadi, menantu Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais, yang mengajukan pengunduran diri sebagai ketua umum. Ridho dilantik pada 2021 dan mengundurkan diri pada akhir Agustus 2026. Setelah itu, Ansufri ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) ketum hingga akhirnya dikukuhkan sebagai ketum definitif, dikutip dari CNN Indonesia. Taufik Hidayat juga mundur dari posisi sekjen.
Dalam pidatonya, Ansufri mengatakan kepengurusan baru ini merupakan amanah untuk melanjutkan perjuangan dari ketum sebelumnya dan para pendahulu Partai Ummat. "Yang baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki, yang belum ada kita bangun bersama. Amin. Takbir," ujar Ansufri, dikutip dari Detik.
Ia menegaskan kepengurusan ini merupakan penyegaran yang harus membawa semangat dan budaya baru. "Mari budaya yang mencari jabatan kita ganti menjadi budaya yang baru, yaitu budaya pengabdian kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dari budaya yang menunggu selama ini sering kita lakukan, menuju budaya yang bekerja. Dari budaya yang tergantung kepada tokoh, menjadi budaya membangun kekuatan nilai dan sistem," katanya.
Ansufri juga menekankan tak boleh ada kezaliman di internal partai, dari pengurus pusat hingga tingkat DPD dan DPC. Ia menyebut ada lima modal batin para pejuang Partai Ummat: ikhlas dalam berjuang, ibadah yang terjaga, sabar dalam perjuangan, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta yakin dalam perjuangan. Ia bahkan berkelakar soal panggilannya. "Ke depan panggil saya apa? Ustadz saja. Ustadz Sambo saya lebih senang," ujarnya.
Ketua Harian DPP Partai Ummat, Heikal Safar, mengatakan restrukturisasi ini merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat organisasi, mempersiapkan partai menghadapi agenda politik nasional serta Pemilu 2029, dengan tetap berpegang teguh pada cita-cita menegakkan keadilan. "Pergantian kepemimpinan di Partai Ummat merupakan bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi untuk menghadirkan energi baru, memperkuat konsolidasi, serta membangun partai yang semakin solid, adaptif, dan responsif terhadap persoalan rakyat," kata Heikal.
Heikal juga sempat berkelakar telah menyerahkan ijazah aslinya untuk dicek agar tak ada keraguan, dikutip dari Detik. Ia menyebut revitalisasi diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, komunikasi politik, advokasi kepentingan rakyat, serta kesiapan struktur partai di seluruh Indonesia.
Ansufri mengajak semua kader memperkuat struktur dari pusat hingga daerah, memperbaiki konsolidasi agar bisa lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2029. Partai Ummat sendiri gagal lolos verifikasi faktual KPU pada Pemilu 2024 lalu, sehingga target lolos verifikasi menjadi agenda utama kepengurusan baru ini.
Sumber
- Pengurus Baru Partai Ummat: Ketum Ansufri Sambo, Ketua Harian Heikal Safar — Detik
- Pengurus Baru Partai Ummat: Ansufri Sambo Ketum, Heikal Ketua Harian — CNN Indonesia
- Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026-2031, Partai Ummat Siap Hadapi Pemilu 2029 — Sindonews