Karhutla Ada Campur Tangan Manusia, 32 Perusahaan Dibekukan Izinnya
Prabowo sebut karhutla tidak semata alamiah dan memerintahkan pencabutan semua izin perusahaan yang terlibat; total 32 perusahaan kini dibekukan Kemenhut.
Oleh Adi Rahmadi · · Lokal

Rangkuman
- Prabowo sebut hasil penyelidikan lapangan menunjukkan karhutla tidak semata-mata alamiah, ada campur tangan manusia dan korporasi
- Kementerian Kehutanan membekukan 6 perusahaan lagi di Kalimantan Tengah, total 32 perusahaan kena sanksi administratif
- Prabowo menyebut pembakaran lahan sebagai terorisme lingkungan dan ancaman kejahatan terhadap kemanusiaan
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia tidak semata-mata disebabkan faktor alam. Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, ia menyebut ada campur tangan manusia dan keterlibatan korporasi di balik peristiwa yang menimbulkan kabut asap hingga mengganggu penerbangan dan kesehatan jutaan warga itu.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Sidang Kabinet Paripurna dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). "Saudara-saudara, ternyata hasil penyelidikan kita di lapangan bahwa fenomena karhutla tidak semata-mata alamiah. Ada campur tangan manusia dan menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan teliti," kata Prabowo, dikutip dari Detik.
Prabowo memerintahkan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Kehutanan, dibantu TNI dan intelijen, mengusut tuntas para pelaku. "Karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab," ujarnya. Ia bahkan menyebut pembakaran lahan sebagai bentuk terorisme lingkungan. "Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita," tegasnya.
Presiden memastikan pemerintah tidak akan lagi bertindak biasa-biasa saja. "Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan yang melanggar. Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," lanjut Prabowo. Pernyataan ini merujuk pada rencana pemerintah membuka data perusahaan asing yang diduga terlibat kebakaran hutan di Indonesia, seperti diberitakan Liputan6.
Pada hari yang sama, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan pembekuan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) terhadap enam perusahaan tambahan yang diduga terlibat karhutla di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan ini, total 32 perusahaan telah dikenai sanksi administratif berupa pencabutan atau pembekuan izin disertai paksaan pemulihan ekosistem.
Enam perusahaan yang dibekukan hari ini adalah PT Hasil Kalimantan Jaya di Gunung Mas dengan konsesi 36.745 hektare dan lahan terbakar 4.803 hektare; PT Taiyoung Engreen di Gunung Mas dengan konsesi 59.810 hektare dan terbakar 1.049 hektare; PT Hutan Produksi Lestari di Kapuas dengan konsesi 10.050 hektare dan terbakar 718 hektare; PT Ramang Agro Lestari dengan konsesi 13.580 hektare dan terbakar 420 hektare; PT Puspa Warna Cemerlang seluas 12.920 hektare; serta PT Sinergi Hutan Sejati seluas 68.285 hektare dengan lahan terbakar 193 hektare.
"Clear perintah Bapak Presiden bahwa penegakan hukum tidak boleh hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak saja mengena kepada orang-orang kecil, petani-petani kecil, tetapi juga kepada korporasi," kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari Sindonews. Ia menambahkan, Kementerian Kehutanan tidak menutup kemungkinan membawa perusahaan-perusahaan tersebut ke ranah pidana. "Kemarin malam saya bertemu dengan Bapak Kapolri, kami sudah laporkan bahwa sekarang sedang berproses di Kementerian Kehutanan," ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Kehutanan telah menjatuhkan sanksi terhadap 26 PBPH berupa pencabutan izin, pembekuan, hingga paksaan pemulihan ekosistem. Organisasi masyarakat sipil, termasuk Muhammadiyah, mendesak penegakan hukum tanpa pandang bulu dalam kasus karhutla ini, sementara Ombudsman mendorong optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis bagi warga terdampak kabut asap. Di lapangan, karhutla di Gunung Lawu dilaporkan membesar mengarah ke puncak Hargo Dalem, dan wilayah Sumatera Utara kembali diselimuti kabut asap kiriman.
Sumber
- Prabowo Ungkap Campur Tangan Manusia di Balik Karhutla, Perintahkan Usut! — Detik
- Izin 32 Perusahaan Terlibat Karhutla Dibekukan, dari Taiyoung Engreen hingga Puspa Warna Cemerlang — Sindonews
- Izin 6 Perusahaan Kembali Dibekukan Buntut Karhutla, Ini Daftarnya — Liputan6
- Prabowo: Karhutla Tidak Semata-mata Alamiah, Ada Campur Tangan Manusia — Sindonews
- Prabowo Perintahkan Cabut Semua Izin Perusahaan yang Terlibat Karhutla — CNN Indonesia
Topik
Berita terkait
- Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 174.694, 40 Ribu di Antaranya Balita
- Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)
- Kabut Asap Malaysia Memburuk: Raja Minta Sekolah Tutup, Anwar Telepon Prabowo
- Menjelang Puncak Kemarau, Pencegahan Karhutla Bertumpu pada Tata Kelola Air
- Karhutla Serentak: 1.500 Hektare Hangus di Jatim, Rumah Terbakar di Poso