Gempa Bogor M4,1: 349 Rumah dan 5 Fasilitas Ibadah Rusak
Hasil survei BMKG: dua gempa dangkal Bogor 15 Oktober rusak 349 rumah di Kabupaten Bogor dan Sukabumi, 11 kali gempa susulan tercatat.
Oleh Adi Rahmadi · · Lokal

Rangkuman
- Dua gempa M3,5 dan M4,1 guncang Bogor 15 Oktober 2026 dalam rentang 9 menit; keduanya gempa dangkal diduga dipicu sesar aktif.
- Total 349 rumah dan 5 fasilitas ibadah rusak di Kabupaten Bogor (253 rumah) dan Kabupaten Sukabumi (96 rumah); satu orang luka ringan.
- BMKG mencatat 11 gempa susulan magnitudo 1,6-2,6; guncangan terasa hingga intensitas IV MMI di Pamijahan dan Kabandungan.
BOGOR — Hasil survei lapangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memverifikasi dua gempa bumi yang mengguncang wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Kamis 15 Oktober 2026 merusak total 349 rumah dan lima fasilitas ibadah di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Kedua gempa tergolong dangkal dan diduga dipicu aktivitas sesar aktif.
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu menjelaskan, gempa pertama terjadi pukul 17.49.43 WIB dengan magnitudo 3,5, disusul gempa kedua magnitudo 4,1 pada pukul 17.58.23 WIB — hanya berselang sekitar sembilan menit. Kedua gempa masing-masing berkedalaman 9 kilometer dan 5 kilometer. "Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kedua gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang diduga dipicu oleh aktivitas sesar aktif," kata Teguh dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2026).
Setelah dua gempa utama, BMKG mencatat sedikitnya 11 kali gempa susulan dengan magnitudo berkisar 1,6 hingga 2,6, dua di antaranya dirasakan masyarakat. Guncangan dilaporkan dengan intensitas berbeda: intensitas IV MMI di Pamijahan dan Kabandungan; intensitas III MMI di Kalapanunggal, Leuwiliang, Cipeuteuy, Lengkong, dan Parakansalak; serta intensitas II MMI di Palabuhanratu, Pabuaran, dan Cicantayan.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah dan lima fasilitas ibadah rusak, dengan rincian 222 rumah rusak ringan, 25 rusak sedang, dan enam rusak berat. Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah ditangani di klinik. Kerusakan terkonsentrasi di tiga desa. Di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, tercatat 55 rumah rusak ringan, 13 rusak sedang, dan tiga rusak berat. Di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, 70 rumah rusak ringan dan enam rusak sedang, plus dua fasilitas ibadah rusak ringan. Sedangkan di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, sebanyak 97 rumah rusak ringan, enam rusak sedang, dan tiga rusak berat, dengan tiga fasilitas ibadah ikut rusak ringan.
Dampak gempa juga menjangkau Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Kepala Stasiun Geofisika Sukabumi Agung Sabtaji menyampaikan, berdasarkan data BPBD setempat, 96 rumah rusak ringan yang berdampak pada 106 kepala keluarga atau 381 jiwa. Rinciannya: Desa Kabandungan 84 rumah (94 KK, 333 jiwa), Desa Tugubandung sembilan rumah (sembilan KK, 33 jiwa), Desa Cihamerang dua rumah (dua KK, 10 jiwa), dan Desa Mekarjaya satu rumah (satu KK, lima jiwa).
"Berdasarkan laporan kecamatan yang dihimpun, seluruh kerusakan rumah di wilayah tersebut masuk kategori rusak ringan. Laporan tersebut juga tidak mencatat adanya korban meninggal dunia maupun korban luka-luka," ujar Agung.
Tim BMKG telah turun melakukan survei lapangan di Kecamatan Kabandungan untuk memverifikasi langsung kerusakan bangunan. BMKG menyatakan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut mengingat masih berlangsungnya gempa susulan, dan mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik, serta memastikan bangunan yang retak diperiksa sebelum kembali dihuni.
Sumber
- Gempa Bogor Magnitudo 4,1 Rusak 349 Rumah dan 5 Fasilitas Ibadah — Republika
- Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1: 349 Rumah dan 5 Fasilitas Ibadah Rusak — Sindonews
- Gempa Guncang Bogor, Ratusan Rumah-Fasilitas Ibadah Terdampak — Okezone
Topik
Berita terkait
- Musim Hujan 2026 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia, Ini Kata BMKG
- Gempa Lombok Barat M 5,2 Dini Hari Ini, Terasa hingga Denpasar dan Kuta
- Gempa M 5,7 Guncang Pohuwato Gorontalo Dini Hari, Terasa hingga Toli-toli
- Karhutla Indonesia: 283 Ribu Warga ISPA, Asap Selimuti Singapura
- Tiga Klaim Viral soal Blackout Batam Beredar di Medsos: Dua Terbukti Hoaks, Satu Belum Terverifikasi