Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Gaza, Termasuk Putra Dirjen Kemenkes
Serangan udara Israel di Jabalia dan Nuseirat, Gaza, Sabtu (19/9) menewaskan empat warga Palestina, termasuk putra Dirjen Kemenkes Gaza dan seorang anak.
Oleh Adi Rahmadi · · Internasional

Rangkuman
- Empat warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan Israel di Gaza pada Sabtu (19/9/2026)
- Salah satu korban adalah Baseer al-Bursh, putra Dirjen Kementerian Kesehatan Gaza Munir al-Bursh, dalam serangan di dekat kamp pengungsi Jabalia
- Seorang anak perempuan 10 tahun tewas di utara kamp Nuseirat; Israel belum menanggapi permintaan komentar
GAZA — Serangkaian serangan udara dan tembakan pasukan Israel di Jalur Gaza pada Sabtu (19/9/2026) menewaskan empat warga Palestina, termasuk putra Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza dan seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Peristiwa itu menambah panjang daftar korban di wilayah kantong Palestina yang sebenarnya berada di bawah gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat sejak Oktober tahun lalu.
Korban paling menonjol adalah Baseer al-Bursh, putra Munir al-Bursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza. Menurut keterangan kementerian yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, Baseer tewas akibat serangan udara di sebuah kamp pengungsian di Jabalia, Gaza utara. Sejumlah laporan media Timur Tengah, termasuk Asharq Al-Awsat dan Arab News, menyebut serangan itu sebagai serangan drone Israel yang menghantam kawasan dekat kamp pengungsi Jabalia.
Berbicara dalam pemakaman putranya, Munir al-Bursh mengatakan pembunuhan itu merupakan "kelanjutan dari kejahatan" Israel, sebagaimana dikutip AFP. Sosok al-Bursh bukan orang asing dalam konflik ini: sebagai Dirjen Kementerian Kesehatan Gaza, ia adalah pejabat yang selama hampir tiga tahun perang menjadi rujukan utama jumlah korban jiwa warga Palestina dan kondisi rumah sakit yang kolaps. Beberapa unggahan media pro-Palestina menyebut ini bukan anggota keluarga pertamanya yang tewas dalam perang — sebuah detail yang belum dapat diverifikasi secara independen dari sumber berita besar, namun menambah dimensi personal pada peristiwa ini.
Di tempat lain, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan seorang anak perempuan berusia 10 tahun "meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya pagi ini akibat tembakan tentara Israel di sebelah utara kamp Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah", demikian bunyi pernyataan kementerian yang dikutip AFP. Sementara itu, dua warga Palestina lain tewas dan beberapa orang terluka dalam dua serangan terpisah di dekat Kota Gaza, menurut keterangan Rumah Sakit al-Shifa dan Badan Pertahanan Sipil Gaza — lembaga penyelamat yang beroperasi di bawah otoritas Hamas.
Militer Israel hingga Sabtu belum menanggapi permintaan komentar AFP terkait serangan-serangan tersebut. Tanpa keterangan resmi dari pihak Israel, belum diketahui apa target yang dinyatakan dalam serangan di Jabalia maupun di Nuseirat.
Serangan akhir pekan ini terjadi di tengah status gencatan senjata yang disepakati pada Oktober tahun lalu dengan mediasi Amerika Serikat. Namun, sejak kesepakatan itu berlaku, Israel terus bergerak lebih jauh ke dalam wilayah Gaza dan serangan sporadis terus berjatuhan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menegaskan tidak akan ada penghentian serangan yang menargetkan Hamas — kelompok yang memimpin serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 — dan tidak akan ada penarikan pasukan dari Gaza hingga Hamas menyerahkan seluruh senjatanya.
Eskalasi di Gaza ini juga terjadi bersamaan dengan memanasnya konflik regional yang lebih luas. Pada hari yang sama, koalisi pimpinan Arab Saudi mengonfirmasi ibu kota Riyadh diserang rudal balistik oleh kelompok Houthi yang didukung Iran, sementara ketegangan Iran-Israel-Amerika Serikat belum menunjukkan tanda mereda. Perkembangan itu mempertegas kenyataan bahwa gencatan senjata di Gaza tetap rapuh di tengah konflik kawasan yang terus berkobar.
Sumber
- Serangan Udara Israel Tewaskan Anak Pejabat Gaza — Detik
- Israel Kembali Serang Palestina, 4 Orang Tewas Termasuk Anak Perempuan — Kumparan
- Gaza Health Officials Say 4 Killed in Israeli Strikes Including Child — Asharq Al-Awsat English
- Gaza health officials say 4 killed in Israeli strikes, including child — Arab News
Topik
Berita terkait
- Netanyahu Pidato di PBB, Puluhan Delegasi Termasuk Indonesia Walk Out
- Prabowo Serukan "Free Palestine" di Resepsi 100 Tahun Gontor, Dipeluk Dubes Palestina
- Menlu Sugiono di Sidang Umum PBB: RI Bela Palestina, Nyalon DK 2029-2030
- Iran Serang Kapal Tanker LPG di Selat Hormuz, Trump Indikasikan Aksi Militer
- Gempa M 7,6 Guncang Panama, Bangunan Roboh dan Bandara Sempat Ditutup