Kebocoran Gas Amoniak Pabrik Susu Indolakto Pasar Rebo, 24 Warga Keracunan
Gas amoniak bocor dari kondensor chiller pabrik PT Indolakto di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur; 24 warga menjalani perawatan medis usai menghirup gas.
Oleh Adi Rahmadi · · Lokal

Rangkuman
- Gas amoniak bocor dari bagian kondensor chiller pabrik PT Indolakto di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Senin (28/9) sekitar pukul 14.15 WIB.
- Sebanyak 24 warga RT 001/004 Pekayon mengalami sesak napas dan menjalani pemeriksaan di dua rumah sakit dan satu puskesmas.
- Seluruh korban diperbolehkan pulang sekitar pukul 16.00 WIB; kebocoran sudah diperbaiki tim perusahaan dan polisi masih mendata identitas korban.
JAKARTA — Sebanyak 24 warga menjalani pemeriksaan medis setelah diduga menghirup gas amoniak yang bocor dari pabrik pengolahan susu PT Indolakto di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026). Para korban mengeluh sesak napas dan sempat dilarikan ke dua rumah sakit serta satu puskesmas sebelum akhirnya dipulangkan pada sore harinya.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi menjelaskan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 14.15 WIB. Seorang saksi bernama Hermanto yang berada di rumahnya mendengar suara ledakan dari arah pabrik. "Saksi mengira suara ledakan tersebut berasal dari ledakan ban yang pecah. Tidak lama, saksi mencium bau amoniak yang menyengat. Saksi bersama warga berhamburan keluar dari rumah," kata Made, dikutip Detik, Selasa (29/9/2026).
Warga yang terdampak berada di wilayah RT 001/RW 004 Pekayon, yang berbatasan langsung dengan area pabrik. "Sebanyak 24 jiwa terdampak saat menghirup gas yang bocor," ujar Made saat dihubungi Antara. Dari jumlah itu, satu orang dibawa ke RS Harapan Bunda, tiga orang ke RS Tugu Ibu, dan 20 orang lainnya menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Sebagian besar korban hanya menjalani pemeriksaan dan perawatan ringan karena keluhan sesak napas.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian menyebut kebocoran diduga terjadi pada bagian kondensor chiller milik PT Indolakto. Kondensor merupakan komponen sistem refrigerasi industri yang menggunakan amoniak sebagai bahan pendingin — zat yang lazim dipakai di pabrik pengolahan susu dan makanan, tetapi berbahaya jika terhirup dalam konsentrasi tinggi karena dapat mengiritasi saluran pernapasan. "Saat ini tim dari PT Indolakto sudah memperbaiki kebocoran gas tersebut," kata Made.
Situasi di permukiman warga berangsur normal pada sore hari. "Sekira pukul 16.00 WIB, warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Korban yang berada di puskesmas sudah kembali ke rumah masing-masing," ucap Made. Meski demikian, polisi masih melakukan pendataan terhadap identitas 24 warga yang sempat menjalani pemeriksaan medis serta menindaklanjuti penanganan pascakejadian. Liputan6 melaporkan empat warga Pekayon sempat masih dirawat hingga Selasa pagi sebelum kondisinya membaik.
PT Indolakto dikenal sebagai perusahaan pengolahan susu yang memproduksi berbagai merek susu cair dan turunannya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen perusahaan mengenai penyebab pasti kebocoran maupun langkah kompensasi bagi warga terdampak. Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur menyatakan masih mendalami kejadian tersebut.
Kejadian ini menambah daftar insiden kebocoran gas yang terjadi di kawasan padat penduduk Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah kota dan aparat setempat mengimbau warga sekitar pabrik yang masih merasakan keluhan kesehatan, seperti pusing, mual, atau sesak napas, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan melaporkan kondisinya kepada petugas kelurahan setempat.
Sumber
- Gas Pabrik Susu di Jaktim Bocor: 24 Warga Keracunan, Sempat Ada Ledakan — Detik
- Puluhan warga jalani pemeriksaan setelah kebocoran gas di Pasar Rebo — Antara
- 4 Warga Pekayon Masih Dirawat Usai Kebocoran Gas — Liputan6