Brighton vs Arsenal 3-0: Rekor Sempurna Juara Bertahan Liga Inggris Berakhir
Brighton membantai Arsenal 3-0 di Amex Stadium pada Sabtu (19/9), mengakhiri start sempurna sang juara bertahan Liga Inggris musim ini.
Oleh Adi Rahmadi · · Olahraga

Rangkuman
- Brighton menang 3-0 atas Arsenal di Amex Stadium lewat gol Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres
- Ini kekalahan pertama Arsenal di Liga Inggris musim ini; The Gunners tetap di posisi kedua dengan 12 poin
- Mikel Arteta mengaku timnya jauh di bawah standar; Alan Shearer menilai Brighton seharusnya bisa menang enam atau tujuh gol
LONDON — Brighton and Hove Albion membantai juara bertahan Arsenal tiga gol tanpa balas pada laga Liga Inggris di Amex Stadium, Sabtu (19/9) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Kekalahan ini mengakhiri start sempurna The Gunners musim ini dan menjadi kekalahan pertama mereka di liga.
Gol-gol Brighton dicetak Pascal Gross pada menit ke-31, Charalampos Kostoulas menjelang turun minum, dan Chema Andres pada menit ke-57. Gol pembuka Gross lahir dari tembakan akurat di depan kotak penalti yang membentur tiang sebelum masuk ke sudut kanan bawah gawang David Raya. Kostoulas menggandakan keunggulan lewat aksi individu yang diakhiri tembakan keras ke sudut kiri bawah, sementara Andres menyempurnakan kemenangan dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Manajer Arsenal Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. "Saya sangat kecewa. Kami sangat jauh dari hal-hal dasar yang saya harapkan," katanya dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari BBC Sport. Ia menyebut timnya kalah dalam duel-duel yang biasanya mereka menangkan, rapuh di lini belakang, kehilangan kendali lini tengah, dan tumpul di depan.
"Ini pelajaran besar bagi kami semua untuk memahami apa yang dibutuhkan untuk menang di level ini," ujar Arteta. Ia menambahkan, hasil ini tidak menghapus pencapaian timnya dalam enam-tujuh pekan pertama musim, mengingat 15 pemain Arsenal membela negara mereka di Piala Dunia sehingga sebagian besar skuad terlambat bergabung pada pramusim. Arsenal menghabiskan sekitar 200 juta poundsterling di bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuad.
Mantan penyerang Newcastle Alan Shearer bahkan menilai skor 3-0 terlalu ramah untuk Arsenal. "Mereka benar-benar menghajar Arsenal. Seharusnya bisa enam atau tujuh gol," kata Shearer di BBC Radio 5 Live. Ia memuji organisasi permainan Brighton asuhan Fabian Hurzeler yang menekan secara kolektif dan tidak memberi Arsenal ruang bermain sejak menit pertama.
Statistik menunjukkan betapa dominannya Brighton. Tim berjuluk The Seagulls itu kini menjadi tim tersubur Liga Inggris dengan 16 gol, delapan di antaranya dicetak dalam sepekan terakhir. Padahal Arsenal adalah tim dengan pertahanan terbaik musim lalu dan baru kebobolan satu gol dalam empat laga pembuka musim ini. Arsenal juga tercatat tidak pernah mampu membalikkan ketertinggalan 0-2 di liga sejak Maret 2008.
Bagi Brighton, kemenangan ini terasa spesial karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-125 klub. Hurzeler meminta anak asuhnya tetap rendah hati meski baru saja melumat sang juara bertahan. Kemenangan ini mengangkat Brighton ke posisi ketiga klasemen dengan 10 poin, hanya dua poin di bawah Arsenal yang tetap di peringkat kedua dengan 12 poin dari lima pertandingan.
Peluang Arsenal untuk memperkecil skor sebenarnya ada. Sundulan Riccardo Calafiori pada menit ke-72 masih melebar, dan tembakan Kai Havertz enam menit berselang masih bisa diatasi kiper Brighton. Sebaliknya, Brighton nyaris menambah gol keempat pada menit ke-90 andai tembakan mendatar Matt O'Riley tidak digagalkan Raya.
Sumber
- Arsenal tumbang 0-3 di kandang Brighton — Antara
- Brighton humbling 'a big lesson' for Arsenal - Arteta — BBC Sport