Bantuan Asing Tangani Karhutla Disetujui Prabowo, ISPA Sumut Tembus 89.638

Prabowo menyetujui bantuan negara tetangga untuk karhutla. Dampak asap makin luas: 89.638 kasus ISPA di Sumut, penerbangan di Batam ditunda.

Oleh · · Lokal

Bantuan Asing Tangani Karhutla Disetujui Prabowo, ISPA Sumut Tembus 89.638
Foto: Kabut asap kebakaran lahan menyelimuti Tanah Datar, Sumatra Barat (ilustrasi). · Adhmi (Wikimedia Commons) · CC BY-SA 4.0

Rangkuman

JAKARTA — Pemerintah membuka pintu bagi bantuan asing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dampaknya makin meluas. Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga.

"Terkait bantuan yang ingin diberikan oleh negara-negara tetangga itu sudah dibahas, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya," kata Arrmanatha di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10), dikutip dari Detik.

Menlu belum merinci bentuk bantuan maupun negara yang akan mengirimkannya. Menurutnya, pembahasan teknis kini berjalan di level teknis bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia menyebut penanganan karhutla menjadi perhatian langsung Presiden: sekitar 60 ribu personel telah dikerahkan di enam provinsi terdampak, ditambah helikopter dan pesawat untuk water bombing dan rekayasa cuaca.

Keputusan membuka bantuan asing diambil ketika dampak asap semakin berat. Dinas Kesehatan Sumatera Utara mencatat 89.638 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang September 2026, naik dari 88.650 kasus pada Agustus. "Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama saat kondisi kualitas udara berasap atau memburuk," kata Sekretaris Dinkes Sumut Hamid Rijal Lubis, dikutip dari CNN Indonesia.

Asap yang menyelimuti Sumut disebut sebagai kiriman dari Sumatera bagian selatan dan Kalimantan. Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit pada Kamis pukul 09.00 WIB menunjukkan jarak pandang turun hingga 1-3 km, dengan kualitas udara kategori sedang hingga tidak sehat.

Dampak ke sektor transportasi juga nyata. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengalami penundaan pada Kamis. Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Annang Setia Budhi mengatakan tiga maskapai terdampak: Citilink dengan sembilan nomor penerbangan di rute Palembang, Kualanamu, Pekanbaru, dan Surabaya; Lion Air di rute Palembang-Batam-Pekanbaru-Padang; serta Super Air Jet rute Jambi dan Letung. Pihak bandara berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan BMKG memantau jarak pandang, dan meminta maskapai menunaikan hak kompensasi penumpang sesuai aturan keterlambatan.

Di tingkat regional, Indonesia melaporkan penanganan karhutla secara berkala lewat mekanisme ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACC THPC). "Sejak bulan Agustus ACC THPC interim Coordinating Centre-nya ada di Sekretariat ASEAN, dan mereka menetapkan level 3. Kita telah memenuhi seluruh kewajiban untuk menyampaikan pelaporan secara reguler," kata Arrmanatha, dikutip dari Republika. Ia mengklaim laporan terakhir menunjukkan kemajuan dengan jumlah titik panas yang berkurang setiap hari.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengirim ribuan tenaga kesehatan dan alat kesehatan ke wilayah terdampak, sementara pemerintah menebar 1,5 ton dry ice untuk rekayasa cuaca di Palembang. Kabut asap juga dilaporkan meluas hingga Timor Leste, yang sampai meliburkan sekolah tiga hari.

Sumber

  1. Menlu: Presiden Setujui Bantuan Asing untuk Tangani Karhutla, Teknis Lagi Dibahas — Detik
  2. Indonesia Penuhi Kewajiban Pelaporan ASEAN soal Kabut Asap Karhutla — Republika
  3. Udara di Sumut Memburuk Imbas Karhutla, Kasus ISPA Tembus 89.638 — CNN Indonesia
  4. Batam Dibekap Asap, Penerbangan di Bandara Hang Nadim Ditunda — CNN Indonesia

Topik

Berita terkait