Kode Etik
Kode etik ini mengikat seluruh naskah yang kami terbitkan, baik yang disusun editor maupun yang disiapkan dengan bantuan kecerdasan buatan.
1. Akurasi dan verifikasi
- Fakta inti sebuah berita harus didukung minimal dua sumber berbeda yang dapat ditelusuri.
- Setiap klaim penting diatribusikan kepada sumbernya, dan tautan sumber dicantumkan di setiap artikel.
- Kami membedakan fakta yang sudah terverifikasi dari informasi yang masih berkembang, dan menyebutkan bila keterangan antar sumber berbeda.
- Naskah yang faktanya tidak dapat dipastikan tidak kami terbitkan.
2. Penggunaan kecerdasan buatan
- Naskah disusun dengan bantuan kecerdasan buatan berdasarkan sumber yang kami telusuri, bukan dikarang.
- Setiap naskah ditinjau editor sebelum terbit. Keputusan menerbitkan berada pada manusia.
- Kami tidak menerbitkan naskah yang sumbernya tidak dapat kami telusuri.
- Kami tidak membuat kutipan, angka, nama, atau peristiwa yang tidak ada di sumber.
- Kami tidak menggunakan gambar hasil rekayasa yang menyerupai foto peristiwa nyata.
3. Penghormatan terhadap karya pihak lain
- Kami menulis ulang dengan bahasa sendiri dan tidak menyalin naskah media lain.
- Kutipan langsung ditulis singkat, ditandai jelas, dan disebutkan asalnya.
- Foto hanya diambil dari materi berlisensi bebas atau yang memang boleh dipakai ulang, disertai nama pembuat dan lisensinya.
4. Privasi dan perlindungan narasumber
- Tersangka dan terduga pelaku ditulis dengan inisial sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
- Korban ditulis dengan inisial, kecuali identitasnya sudah diumumkan resmi oleh pihak berwenang atau keluarga dan telah diberitakan luas.
- Identitas anak, korban kekerasan seksual, dan korban yang belum teridentifikasi resmi tidak kami ungkap.
- Kami tidak memuat alamat rumah, nomor telepon, atau data pribadi lain yang dapat membahayakan seseorang.
- Asas praduga tak bersalah kami jaga sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
5. Independensi
- Isi redaksi tidak diperjualbelikan. Kami tidak menerima bayaran untuk memuat, mengubah, atau menghapus berita.
- Bila suatu saat ada konten berbayar atau kerja sama, penandaannya akan jelas dan terpisah dari berita.
- Kami tidak memihak kelompok politik atau kepentingan bisnis tertentu dalam pemberitaan.
6. Yang tidak kami terbitkan
- Ujaran kebencian dan konten yang merendahkan berdasarkan suku, agama, ras, atau golongan.
- Informasi yang menyesatkan, terutama tentang bencana, kesehatan, dan keselamatan publik.
- Konten kekerasan atau seksual yang tidak layak dan tidak punya nilai kepentingan publik.
- Berita yang hanya mengejar klik tanpa dasar fakta.
7. Tanggung jawab dan aduan
Tanggung jawab atas seluruh isi yang terbit berada pada Adi Rahmadi sebagai Pemimpin Redaksi, dan pada Organisasi Siranusa Media sebagai penerbit. Aduan pelanggaran kode etik dapat dikirim ke [email protected]. Tata cara koreksi dan hak jawab dijelaskan di halaman Pedoman Koreksi.