Rumah kaca

Selasa, 14 Juni 2022 - 12:58 WIB
Sungai itu Mengharumkanmu, Eril

Eril,Kita memang tak pernah bertemu. Tapi ketika ayahmu bersusah payah, berjalan di tepi sungai itu, berharap menemukan jasadmu,Aku serasa menjadi ayahmu,yang mencari anak kandungku sendiri, yang hilang dalam pelukan sungai itu.

Senin, 06 Juni 2022 - 13:22 WIB
Menjauhkan Warisan Peradaban

Kelak, pada suatu masaKau hanya bisa bercerita kepada anak cucumu: tentang candi perkasatentang mahakarya luar biasatentang warisan peradaban tiada taraCukuplah melihat foto-fotonyaMenjejaki cahaya kegemilangannyaWangsa Syailendra pun pasti tak mengiraPada suatu masaSambarabudhara tak terjangkau kehendak meraih karib semestaCukuplah mendengar kisah agungTentang Rakai Pikatan dan PramodyawardhaniMenjadi makrifat hikmah menepis bedaMelewati sekat wangsaTak terkurung sekat agamaCukuplah menyimak ke. .

Minggu, 01 Mei 2022 - 12:58 WIB
Dua Sajak Idul Fitri

Amir Machmud NS, wartawan dan penyair, tinggal di Semarang. Dia telah menerbitkan lima antologi tunggal.

Senin, 25 April 2022 - 12:58 WIB
Yang Benar Belum Tentu Menerima Kebenaran

Melihat dunia ini bekerja, ada orang yang punya kebenaran, namun tak baik dalam membungkusnya,ada juga yang tak benar,sengaja dipalsukan, namun begitu baik bungkusannya. Terkadang yang benar itu,belum tentu menerima kebenaran,ada sembilu pedih,karenanya hindari diri melewati batas.

Rabu, 20 April 2022 - 09:22 WIB
Bernegara Enggak Asyik Lagi

BERNEGARA udah enggak asyik lagikarena orang yang dekat dengan penguasa menyingkirkan orang yang punya integritas dan prestasi Bernegara udah enggak asyik lagi karena kearifan lokal enggak lagi punya arti kecuali menjilat atasan demi posisi dan naik gajiBernegara udah enggak asyik lagi karena birokrasi hanya jadi sarang korupsi dan elit penguasa bangun dinasti-dinastiBernegara udah enggak asyik lagi karena ruang dan gerak kita dibatasi, diawasi dan dimata-matai oleh centeng oligarkiBernegara uda. .

Minggu, 10 April 2022 - 13:22 WIB
Sajak Swary Utami Dewi: Lanjutkan Perjuangan

Jadikan hati nurani sebagai pemandu kebenaran diri yang sejatiSaat ketidakmampuan itu selalu dilemparkan ke orang lainSaat kesalahan selalu dipaksa menjadi kebenaranSaat sang penguasa makin beku dan bebal nuraniLihat. .

Baca Juga

Media Berita Terkini, Secepat Kilat!

© 2021 DTKNews. All Rights Reserved.