Jaya suprana

Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:45 WIB
Terima Kasih Presiden Jokowi

SETELAH nyata berhasil drastis menurunkan harga gila-gilaan mahal PCR akibat angkara murka kerakusan laba para pebisnis industri pelayan kesehatan, Presiden Joko Widodo kembali menggelorakan semangat kemanusiaan dengan tegas menegaskan bahwa vaksin Corona yang kini beralih rupa menjadi Omicron atau entah apa namanya itu, hukumnya wajib dipersembahkan secara gratis kepada seluruh rakyat yang membutuhkannya. MaklumatPada awal tahun 2022 Presiden Jokowi memaklumatkan penegasan kemanusiaan sebagai be.

Senin, 27 Desember 2021 - 09:22 WIB
Nominasi Nobel untuk Denny J.A

SEJAK lama saya mendambakan akhirnya akan ada warga Indonesia menerima anugerah Nobel sesuai dambaan yang saya tulis pada naskah “Menanti Nobel Untuk Indonesia” (16 Oktober 2021). Tampaknya dambaan saya didengar oleh Yang Maha Kuasa.

Jumat, 10 Desember 2021 - 10:45 WIB
Hobi Gonta-ganti Nama Virus

SEBAGAI insan awam dan jelata, saya semula menduga wabah yang merajalela di awal bulan Februari 2020 adalah wabah flu biasa yang sudah rutin merajalela. Namun setelah yang semula saya duga wabah flu biasa itu mulai merambah ke Indonesia, barulah saya sadar bahwa yang mulai merajalela di Indonesia secara luar biasa konon adalah pagebluk yang disebabkan oleh virus bukan virus biasa, tetapi virus luar biasa yang disebut sebagai Corona.

Jumat, 03 Desember 2021 - 10:45 WIB
Kelirumologi Tembok Besar China

MANUSIA dan satwa merupakan dua jenis mahluk hidup yang membangun bangunan. Para jenis satwa yang membangun bangunan antara lain rayap, lebah, tawon, burung, biwara.

Rabu, 01 Desember 2021 - 11:57 WIB
Kerukunan Agama dan Sains

KERAP kali kaum saintis dan para simpatisan sains melecehkan kaum agamis dan para penganutnya sebagai pemercaya takhayul, dogmatis, fundamentalis, ketinggalan jaman, penghambat perkembangan peradaban bahkan menyengsarakan manusia akibat memang agama kerap dijadikan alasan perang. Pelecehan yang dapat dipahami baik sebagai sekadar gejala psikokultural maupun bagian proses jejak sejarah peradaban.

Kamis, 25 November 2021 - 13:22 WIB
Sawang Sinawang Para Cacapres

LAYAK disimpulkan Albert Einstein tidak terlalu keliru dalam menggagas teori kenisbian, sebab pada hakikatnya jagad raya memang serba nisbi. Meski menurut pendapat berbagai pihak 2024 masih lama, namun menurut pendapat berbagai pihak pula 2024 sudah tidak lama lagi akan tiba.

Baca Juga

Media Berita Terkini, Secepat Kilat!

© 2021 BeritaFlash. All Rights Reserved.