Dapur MBG Dijual Rp300 Juta Hingga Rp350 Juta Per-Titik, Sudaryono: Itu Sebelum Saya Jadi Kepala BGN

Oleh · · Politik

Dapur MBG Dijual Rp300 Juta Hingga Rp350 Juta Per-Titik, Sudaryono: Itu Sebelum Saya Jadi Kepala BGN
Foto: BeritaFlash · BeritaFlash

Rangkuman

JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan praktik jual beli titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan nilai mencapai Rp300 juta hingga Rp350 juta per titik.

Sudaryono mengatakan, praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ia temukan setelah dirinya diberi kepercayaan menjabat Kepala BGN pada 22 Juli 2026.

"Titik dapur diperjualbelikan. Sebelum saya jadi Kepala BGN, sudah saya sering dengar Rp350 juta, Rp300 juta diperjualbelikan. Kemudian, yayasan calo ternyata banyak. Ini saya temukan setelah saya jadi Kepala BGN," kata Sudaryono dalam agenda 100 Hari Kerja di Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026), dikutip dari Kompas.

Modus Yayasan Calo

Sudaryono menjelaskan, idealnya dapur MBG dibangun oleh mitra atau investor yang memiliki modal, lalu membuat yayasan untuk bisa menyalurkan bantuan pemerintah.

Namun yang terjadi, terdapat yayasan yang tidak memiliki modal untuk membangun maupun mengoperasikan dapur, tetapi justru memperoleh akses terhadap titik SPPG.

"Yang terjadi adalah banyak oknum di BGN pusat yang lampau itu kemudian dia bikin banyak yayasan, nitip-nitipin titik-titik, tetapi tidak punya uang. Sementara orang yang ingin bangun dapur tidak punya akses untuk bisa dapat titik ke BGN. Ketemu lah ini," ujar Sudaryono.

Akibatnya, yayasan-yayasan semacam itu diduga meminta potongan dari setiap porsi makanan MBG yang disalurkan.

"Ada yayasan-yayasan yang tidak punya peranan apa pun, hanya nitipi, nyalo, kemudian minta potongan per ompreng Rp500, Rp1.000, Rp1.500 setiap omprengnya setiap hari kali sekian ribu kali sekian dapur," tutur dia.

Sudaryono menilai praktik tersebut mengurangi dana yang semestinya digunakan untuk mendukung operasional dapur dan penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

Tiga Kepala BGN dalam Dua Tahun

Sudaryono merupakan orang ketiga yang memimpin BGN sejak lembaga itu dibentuk pada Agustus 2024 oleh Presiden Joko Widodo, dikutip dari CNBC Indonesia dan Kumparan.

Kepala BGN pertama adalah Dadan Hindayana, akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dilantik Jokowi pada 19 Agustus 2024. Di era Presiden Prabowo Subianto, Dadan dicopot dari jabatannya dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.

Posisi Dadan kemudian digantikan Nanik Sudaryati Deyang, mantan jurnalis yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN. Nanik lalu mengundurkan diri, dan Presiden Prabowo menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala BGN pada Juli 2026. Artinya, BGN telah berganti pemimpin tiga kali sebelum genap dua tahun berdiri.

Bersih-bersih Tanpa Pandang Bulu

Sudaryono menegaskan pihaknya kini membersihkan seluruh yayasan yang tidak memiliki peranan dalam operasional dapur, dikutip dari Metrotvnews dan Tirto.

"Maka di era kita sekarang itu kami bersihkan semua, kami tidak peduli dengan yayasan itu punya siapa, selama yayasan itu tidak ada peranan, kami putus semuanya," ujarnya.

BGN memperbarui seluruh perjanjian kerja sama (SPK) untuk memeriksa kembali peran yayasan dan mitra guna menghindari praktik percaloan. BGN juga memprioritaskan mitra yang serius menginvestasikan dana, membangun fasilitas, dan menjalankan operasional dapur.

"Petunjuk Presiden Prabowo Subianto jelas, BGN berada pada sisi mitra yayasan yang keringat, yang berkorban, dia membangun dan mendukung program pemerintah," ujar Sudaryono.

Dalam 100 hari kepemimpinannya, Sudaryono juga mengklaim efisiensi anggaran MBG hingga Rp44 triliun. BGN sebelumnya menemukan 414 dapur MBG yang belum beroperasi tetapi sudah menerima pencairan anggaran, dan menarik kembali Rp311 miliar ke kas negara. Lebih dari 800 dapur bermasalah juga telah ditutup, dikutip dari Antara dan Tribunnews.

Sumber

  1. Sudaryono Ungkap Ada Jual-Beli Titik Dapur MBG Rp 350 Juta di Era Kepemimpinan Sebelumnya — Kompas
  2. BGN Berubah di Tangan Sudaryono, Berantas Korupsi Sampai ke Dapur MBG — CNBC Indonesia
  3. Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Dicopot Prabowo — Kumparan
  4. BGN Wajibkan SPPG Perbarui SPK Hindari Percaloan Dapur MBG — Metrotvnews
  5. Sudaryono Umumkan BGN Tutup Lebih dari 800 Dapur MBG Bermasalah — Antara

Topik

Berita terkait