Sopir BYD Penabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba

Hasil tes urine sopir BYD Atto 1 berinisial S negatif narkoba dan alkohol usai tabrak 4 mobil lalu lindas ojol di Blok M; korban HS patah tulang kaki.

Oleh · · Lokal

Sopir BYD Penabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba
Foto: Suasana Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, lokasi tabrakan beruntun BYD Atto 1. · Beritaflash · Ai Generated

Rangkuman

JAKARTA — Polisi mengungkap hasil pemeriksaan terhadap pengemudi mobil listrik BYD Atto 1 berinisial S (46) yang menabrak empat mobil secara beruntun dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hasil tes urine menunjukkan S negatif narkoba, dan pemeriksaan alkohol juga negatif.

"Terhadap terperiksa pengemudi BYD sudah dilakukan tes urine dengan hasil negatif," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026). Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto memastikan tidak ada indikasi pengaruh narkoba maupun alkohol. "Enggak ada (indikasi narkoba). Itu sudah diperiksa, negatif. Alkohol juga sudah diperiksa," ujarnya.

Kecelakaan beruntun itu terjadi pada Jumat (23/10) sekitar pukul 16.48 WIB di Jalan Panglima Polim, tepat di depan Win Hotel. Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa menjelaskan, mobil BYD Atto 1 bernomor polisi B-1220-KDP melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di depan Win Hotel, pengemudi diduga kurang hati-hati dan kehilangan konsentrasi sehingga menabrak Honda Brio B-2967-NGY yang melaju searah di depannya.

Mobil BYD itu kemudian oleng ke kiri, menabrak sepeda motor Honda Beat A-3867-DD yang dikendarai HS hingga korban terjatuh dan terlindas, lalu menghantam mobil Wuling B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Kendaraan tersebut baru berhenti setelah naik ke trotoar dan menabrak dua mobil yang sedang terparkir di Hotel Amaris, yakni Honda Mobilio B-1247-WZK dan Toyota Navi B-2447-TWB. Peristiwa itu terekam kamera dasbor dan videonya viral di media sosial.

Akibat kecelakaan itu, HS mengalami patah tulang kaki kiri dan luka lecet. Ia dilarikan ke RS Fatmawati dan hingga Sabtu masih menjalani perawatan medis. Sejumlah kendaraan juga mengalami kerusakan.

Sementara itu, S sendiri mengalami pembengkakan pada wajah setelah sempat menjadi sasaran amukan massa di lokasi kejadian. "Kondisi muka bengkak karena sempat dihakimi massa. Beberapa saksi sudah dilakukan interogasi dan saat ini status perkara dalam penyelidikan," kata Adi. Status S saat ini masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan, dan penyidik belum menetapkan tersangka. "Penyidik masih mendalami dan belum menetapkan tersangka. Kondisi korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit," ujarnya.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mencari saksi-saksi, dan mengamankan mobil BYD Atto 1 beserta STNK dan SIM pengemudinya. Sepeda motor Honda Beat milik korban beserta dokumen kendaraannya juga disita sebagai barang bukti. Polisi menyatakan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan listrik tersebut, sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas di kawasan padat Jakarta Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Polda Metro Jaya mengimbau seluruh pengemudi, termasuk pengguna kendaraan listrik, untuk senantiasa menjaga konsentrasi penuh dan jarak aman dengan kendaraan di depannya, terutama di ruas jalan yang ramai seperti Jalan Panglima Polim pada jam pulang kerja.

Sumber

  1. Sopir BYD Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M Dites Urine, Ini Hasilnya — Detik
  2. Polisi Ungkap Hasil Tes Urine Pengemudi BYD Pemicu Tabrakan Beruntun — Liputan6
  3. Mobil Listrik BYD Tabrak 4 Kendaraan di Blok M hingga Lindas Ojol, Begini Kronologinya — Okezone
  4. Polisi: Ojol yang Dilindas BYD di Jaksel Patah Tulang, Jalani Perawatan di RS — Kumparan

Berita terkait