Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan

Siti Hasmah, istri eks PM Malaysia Mahathir Mohamad, wafat di Institut Jantung Negara pada Senin (28/9/2026) pagi dalam usia 100 tahun.

Oleh · · Internasional

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
Foto: Tun Dr Siti Hasmah Mohamad Ali, istri mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad, dalam sebuah kesempatan resmi pada 2019. · RTVMalacanang (Radio Television Malacanang) · Public domain

Rangkuman

KUALA LUMPUR — Tun Dr Siti Hasmah Mohamad Ali, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, meninggal dunia dalam usia 100 tahun pada Senin (28/9/2026). Kabar duka itu dikonfirmasi putranya, Mokhzani Mahathir, kepada kantor berita Bernama, seperti dilansir The Star dan diberitakan Detik serta CNBC Indonesia.

Menurut laporan Bernama, Siti Hasmah mengembuskan napas terakhir di Institut Jantung Negara (National Heart Institute/IJN) pada Senin pagi waktu setempat. CNBC Indonesia menyebut waktu wafat sekitar pukul 09.20 pagi. Mahathir sendiri mengumumkan kepergian istrinya melalui akun Instagram resminya, chedetofficial. Jenazah kemudian dibawa pulang ke kediaman keluarga di Seri Kembangan, Selangor, pada Senin siang.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyebut wafatnya Siti Hasmah sebagai kehilangan besar bagi bangsa. "Dalam situasi ini, kami turut berbelasungkawa kepada Tun Mahathir dan keluarganya. Kami mengenang kontribusi dan pengabdian Tun Hasmah bagi negara ini," kata Anwar kepada wartawan di sela pembukaan International Future Conference 2026, dikutip dari Bernama dan Malay Mail via Detik.

Anwar juga mengumumkan penghormatan tertinggi dari negara. "Saya telah menginstruksikan Kepala Sekretaris Pemerintah dan Panglima Angkatan Bersenjata untuk membantu pengaturan dan memberikan penghormatan pemakaman kenegaraan bagi mendiang Dr Siti Hasmah, selayaknya seorang negarawan nasional," ujarnya dalam pernyataan resmi. Menurut The Star, salat jenazah dilaksanakan usai salat Ashar di Masjid As Syarif, Kuala Lumpur, sebelum almarhumah dimakamkan di Pemakaman Muslim Presint 20 Putrajaya.

Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Sultan Iskandar, turut menyampaikan duka melalui unggahan Facebook. "Baginda Raja mendoakan agar seluruh keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan anggota keluarga tercinta," tulis Sultan Ibrahim, dikutip CNBC Indonesia.

Siti Hasmah lahir di Klang, Selangor, pada 12 Juli 1926. Ia tercatat sebagai salah satu dokter perempuan Melayu pertama di Malaysia, menempuh pendidikan kedokteran di King Edward VII College of Medicine di Singapura dan lulus pada 1955. Di kampus itulah ia bertemu Mahathir Mohamad, yang kemudian dinikahinya pada tahun 1956. Pernikahan keduanya genap berlangsung 70 tahun pada Agustus 2026 lalu.

Selepas lulus, Siti Hasmah bergabung dengan Kementerian Kesehatan Malaysia dan bertugas sebagai pejabat medis di berbagai wilayah, termasuk Kedah, dengan fokus pada kesehatan masyarakat serta layanan kesehatan ibu dan anak. Ia aktif mengampanyekan kesehatan ibu, keluarga berencana, literasi, pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan kesehatan mental.

Selama dua periode suaminya menjabat perdana menteri, 1981-2003 dan 2018-2020, Siti Hasmah memegang peran kepemimpinan di berbagai organisasi, antara lain Asosiasi Pandu Puteri Malaysia, dan terlibat dalam upaya kesejahteraan keluarga serta pemberdayaan perempuan. Pasangan itu dikaruniai tujuh anak, termasuk aktivis sosial dan penulis Marina Mahathir serta mantan Menteri Besar Kedah Mukhriz Mahathir. Mahathir kini berusia 101 tahun dan tengah berduka atas kepergian pendamping hidupnya selama tujuh dekade.

Sumber

  1. Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun — Detik
  2. Istri Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Meninggal di Umur 100 Tahun — CNBC Indonesia
  3. Istri Mahathir Mohamad Wafat, Anwar Ibrahim: Kehilangan Besar bagi Bangsa — Detik
  4. Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan untuk Istri Mahathir Mohamad — Detik

Berita terkait