Realisasi Investasi 2 Tahun Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun

Seskab Teddy mengumumkan realisasi investasi dua tahun pemerintahan Prabowo mencapai Rp3.923 triliun dan menyerap 5,4 juta tenaga kerja.

Oleh · · Ekonomi

Realisasi Investasi 2 Tahun Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun
Foto: Istana Merdeka Jakarta, lokasi Rapat Terbatas Tim Ekonomi yang mengumumkan realisasi investasi · MichaelJLowe · CC BY-SA 3.0

Rangkuman

JAKARTA — Kabar ekonomi terbaru dari Istana: realisasi investasi nasional selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menembus Rp3.923 triliun. Angka itu dipublikasikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyusul Rapat Terbatas Tim Ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026), dan merangkum laporan yang diserahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani kepada Presiden.

"Nilai investasi yang masuk ke Indonesia mencapai hampir 4 ribu triliun rupiah, tepatnya senilai Rp3.923 triliun," tulis unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Antara, Selasa (20/10). Teddy menyebut capaian itu bagian dari upaya pemerintah memperkuat pertumbuhan ekonomi, mendorong nilai tambah lewat hilirisasi, serta memperluas kesempatan kerja dan pemerataan pembangunan.

Dari sisi ketenagakerjaan, akumulasi aliran modal itu diklaim membuka lapangan pekerjaan baru berskala masif. "Jumlah tenaga kerja yang diciptakan mencapai 5,5 juta orang, tepatnya 5.485.944 tenaga kerja," lanjut keterangan resmi tersebut. Rosan sebelumnya juga melaporkan realisasi investasi Rp1.539 triliun yang menyerap 2,19 juta pekerja hingga September tahun ini.

Pemerataan menjadi poin yang paling ditekankan pemerintah. Berdasarkan data yang dipublikasikan, arus penanaman modal ke daerah-daerah di luar Pulau Jawa kini mendominasi dengan porsi 50,6 persen — pertama kalinya investasi non-Jawa menembus angka mayoritas. Angka itu disebut membuktikan komitmen pemerintah mewujudkan pembangunan inklusif hingga wilayah luar pusat ekonomi.

Rosan menambahkan kualitas investasi ikut membaik. Kontribusi sektor hilirisasi terhadap total penanaman modal naik signifikan: dari 26 persen pada 2024 menjadi 35 persen pada triwulan ketiga 2026. "Kita tetap akan mendorong investasi ini untuk terus meningkat menjadi investasi yang berkualitas, dan juga bisa memberikan dampak positif setiap penyerapan tenaga kerja," ujar Rosan di Jakarta, Selasa, dikutip Republika. Fokus hilirisasi diarahkan ke industri strategis berbasis nikel dan ekosistem baterai kendaraan listrik, dengan tetap menjaga keseimbangan produksi dan penguasaan teknologi.

Di sisi perizinan, pemerintah memacu reformasi birokrasi lintas 28 kementerian dan lembaga. Mekanisme fiktif positif memberi wewenang kepada Kementerian Investasi menyetujui perizinan bila instansi teknis melewati batas waktu — sejauh ini sekitar 328 izin terbit lewat jalur itu. Proses izin tinggal terbatas (KITAS) bagi tenaga kerja asing juga dipangkas dari berbulan-bulan menjadi lima hari kerja. "Yang diharapkan investor adalah kepastian. Mereka tidak suka kejutan. Itu yang kita coba lakukan, mengurangi ketidakpastian dari segi perizinan," kata Rosan.

Meski angkanya besar, pengamat ekonomi mengingatkan tantangan ke depan yang tidak ringan: menjaga kualitas proyek yang masuk, memastikan investasi padat karya tidak kalah porsi dari sektor ekstraktif dan padat modal, serta membuktikan klaim pemerataan lewat kesejahteraan riil masyarakat di luar Jawa, bukan sekadar angka di atas kertas. Pemerintah sendiri menargetkan tren kenaikan kontribusi hilirisasi terus berlanjut hingga akhir 2026, dengan hilirisasi nikel dan baterai kendaraan listrik sebagai motor utama.

Sumber

  1. Seskab Teddy ungkap realisasi investasi capai Rp3.923 triliun — Antara
  2. Pemerintah Pacu Investasi Berkualitas Lewat Hilirisasi dan Reformasi Perizinan — Republika
  3. Prabowo pacu investasi berkualitas lewat hilirisasi dan perizinan — Antara
  4. Investasi Asing ke RI Capai Rp 777,8 T Hingga September, Ini Negara Terbesarnya — Kumparan

Topik

Berita terkait