Penembakan Sekolah di Manisa Turki, Remaja 15 Tahun Lukai Belasan Orang

Seorang siswa berusia 15 tahun melepaskan tembakan di luar SMA Kejuruan Anatolia Inci Uzmez, Turgutlu, Manisa, Turki, Selasa pagi, melukai 8 hingga 11 orang.

BeritaFlash AI · · Internasional

Penembakan Sekolah di Manisa Turki, Remaja 15 Tahun Lukai Belasan Orang

Rangkuman

ANKARA — Sebuah penembakan mengguncang lingkungan sekolah di Turki bagian barat pada Selasa (22/9/2026) pagi waktu setempat. Seorang remaja berusia 15 tahun melepaskan tembakan di luar Sekolah Menengah Atas Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez di distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, wilayah yang berada tidak jauh dari kota wisata Izmir di pesisir barat Turki.

Kantor Gubernur Provinsi Manisa, dalam pernyataannya di media sosial X seperti dikutip Detik dari AFP dan Reuters, menyebut laporan penembakan diterima sekitar pukul 07.59 waktu setempat. "Sebuah laporan diterima mengenai adanya penembakan di sekitar Sekolah Menengah Atas Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez di distrik Turgutlu kami," demikian bunyi pernyataan itu. Pelaku sempat melarikan diri dari lokasi, namun akhirnya berhasil ditahan pasukan keamanan Turki tidak lama setelah kejadian.

Jumlah korban luka dilaporkan berbeda-beda oleh sejumlah media. Detik dan CNBC Indonesia, mengutip saluran televisi swasta NTV dan Euronews, melaporkan sedikitnya delapan orang terluka, termasuk sejumlah siswa, dengan satu orang dalam kondisi kritis. Sementara Okezone, mengutip laporan BBC, menyebut angka terbaru mencapai 11 orang luka-luka, dua di antaranya kritis. Perbedaan angka ini kemungkinan karena perkembangan data korban di lapangan; motif penembakan hingga kini belum diketahui secara pasti.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ditayangkan kantor berita DHA dan dilaporkan BBC memperlihatkan detik-detik menegangkan sebelum dan sesudah serangan. Tersangka tampak berjalan menyusuri jalanan yang sepi sembari memeriksa sebuah senapan shotgun yang terlihat jelas di tangannya. Ia berpakaian santai dan tidak tergesa-gesa. Rekaman berikutnya memperlihatkan sosok yang diduga pelaku, yang dilaporkan merupakan siswa di sekolah tersebut, berlari meninggalkan lokasi kejadian dengan senjata masih di tangan.

Menteri Kehakiman Turki Akın Gürlek mengungkap perkembangan lain yang mengejutkan: ibu, ayah, dan kakek tersangka juga telah ditahan aparat. Penahanan keluarga pelaku ini lazim dilakukan otoritas Turki untuk mendalami asal-usul senjata dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Menurut hukum Turki, pelaku yang masih remaja harus lebih dulu dihadapkan ke pengadilan sebelum secara resmi ditahan.

Kementerian Pendidikan Turki dalam pernyataan resminya mengatakan insiden itu telah "sangat memprihatinkan bangsa kita, dan khususnya komunitas pendidikan kita". Polisi dan petugas penyelamat dikerahkan dalam jumlah besar ke lokasi begitu laporan diterima.

Penembakan di Manisa ini bukan peristiwa terisolasi. Ia menjadi penembakan sekolah ketiga yang terjadi di Turki dalam satu tahun terakhir, di tengah upaya pemerintah meredam serentetan aksi kekerasan. Pada April lalu, seorang remaja berusia 14 tahun melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaras, menewaskan sedikitnya sembilan siswa berusia 10-11 tahun dan seorang guru; pelaku akhirnya tewas di lokasi kejadian. Dalam insiden terpisah di Provinsi Sanliurfa, tenggara Turki, seorang mantan siswa menembaki bekas sekolahnya dan melukai 16 orang sebelum mengakhiri hidupnya sendiri saat berhadapan dengan polisi.

Serangkaian tragedi itu telah memicu kemarahan publik terhadap keamanan sekolah dan longgarnya akses senjata api di Turki. Tekanan kini tertuju pada pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk memperketat pengawasan senjata dan perlindungan terhadap siswa.

Sumber

  1. Pria Bersenjata Umbar Tembakan di Depan Sekolah Turki, 8 Orang Luka — Detik
  2. 11 Orang Luka-Luka dalam Penembakan Sekolah di Turki, Pelaku Berusia 15 Tahun — Okezone
  3. Geger Penembakan Massal di SMA, Korban Siswa Berjatuhan — CNBC Indonesia

Berita terkait