Netanyahu Perintahkan Lockdown Tepi Barat Usai 6 Tentara IDF Ditembak
PM Israel perintahkan pengepungan Hebron dan blokade penuh Tepi Barat menyusul serangan yang lukai enam tentara Israel; dua warga Palestina ditembak mati.
Oleh Adi Rahmadi · · Internasional

Rangkuman
- Netanyahu perintahkan lockdown penuh Tepi Barat dan pengepungan Hebron mulai Jumat (23/10)
- Enam tentara Israel terluka, dua kritis, dalam baku tembak dengan dua pria Palestina yang tewas ditembak
- Menteri Ben-Gvir serukan pembubaran Otoritas Palestina lima hari menjelang pemilu Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan lockdown atau penutupan penuh wilayah Tepi Barat pada Jumat (23/10/2026), menyusul serangan bersenjata yang melukai enam tentara Israel di dekat kota Hebron. Netanyahu menyebut serangan itu berpotensi menjadi serangan besar karena pelaku membawa amunisi dalam jumlah banyak.
Melalui unggahan di platform X, Netanyahu menyatakan telah menginstruksikan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) dan pasukan keamanan untuk segera melakukan pengepungan di kota Hebron dan bersiap memberlakukan lockdown sepenuhnya di seluruh wilayah Tepi Barat, yang oleh Israel disebut "Yudea dan Samaria", mulai hari ini.
Insiden terjadi di area Persimpangan Yudea atau Farsh al-Hawa, dekat Hebron, yang kerap menjadi titik konflik. Menurut militer Israel, dua pria Palestina bersenjata melepaskan tembakan ke arah tentara di pos pemeriksaan, memicu baku tembak yang berlangsung sekitar 20 menit. IDF menyatakan kedua pelaku berhasil dilumpuhkan dan tewas.
Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan enam tentara Israel terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis. Namun, Associated Press melaporkan jumlah korban luka yang berbeda, yakni sedikitnya lima orang terluka, beberapa dalam kondisi serius. Seorang jurnalis AFP di lokasi melihat dua jenazah pria Palestina tergeletak di samping pom bensin.
Serangan ini terjadi lima hari menjelang pemilihan umum legislatif Israel pada 27 Oktober 2026. Netanyahu menghadapi persaingan ketat untuk mempertahankan jabatannya. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir menyerukan pembubaran Otoritas Palestina, meski tidak ada bukti keterlibatan Ramallah dalam serangan tersebut.
Ketegangan di Tepi Barat meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan laporan kekerasan sistematis oleh pemukim Yahudi terhadap warga Palestina yang sedang memanen zaitun. Netanyahu juga meminta semua acara politik pada Jumat dibatalkan sebagai bentuk solidaritas.
Sumber
- Netanyahu Perintahkan Lockdown Tepi Barat Buntut Warga Israel Diserang — Detik
- Israel Blokade Penuh Tepi Barat Setelah Enam Tentara IDF Ditembak — Republika
- Militer Israel tembak mati dua warga Palestina di Tepi Barat — Antara
- Netanyahu Perintahkan Penutupan Hebron dan Penguncian Penuh di Tepi Barat — Sindonews
- 6 Tentara Israel Terluka dalam Penembakan di Tepi Barat Dekat Hebron — Sindonews
Topik
Berita terkait
- Debat Umum PBB Ke-81 Dibuka, Menlu Sugiono Pimpin Delegasi Indonesia
- Penembakan Gereja di Yordania Tewaskan 7 Orang, Raja Abdullah Bersumpah Membalas
- Gempa M7 Guncang Tibet, 16 Tewas dan Ratusan Rumah Ambruk
- Sudan di Ambang Bencana: Dunia Didesak Akhiri "Perang yang Terlupakan"
- Krisis Air Global Mengancam, PBB Peringatkan Separuh Dunia Hadapi Kelangkaan