Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, Meninggal Dunia
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY Lisman Puja Kesuma meninggal dunia di Jakarta, Sabtu (3/10/2026), diduga akibat serangan jantung saat menjalani perawatan sinus.
Oleh Adi Rahmadi · · Lokal

Rangkuman
- Lisman Puja Kesuma meninggal di rumah sakit di Jakarta, Sabtu (3/10), diduga karena serangan jantung saat menjalani perawatan sinus
- Almarhum tercatat sebagai anggota DPRD DIY termuda periode 2024-2029, kelahiran Medan 24 Januari 1992
- Partai Gerindra DIY masih membahas apakah jenazah dimakamkan di Sumatera atau di Jakarta
YOGYAKARTA — Kabar duka datang dari dunia politik Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY, Muhammad Lisman Puja Kesuma, meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026). Politikus muda kelahiran Medan, 24 Januari 1992, itu diduga mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung.
Kabar ini dikonfirmasi Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman. Ia mengaku baru menerima informasi meninggalnya Lisman pada Sabtu sore. "Nggih, leres, leres (betul, benar). Saya juga kaget baru menerima informasinya sore ini," kata Budi saat dikonfirmasi, melansir Antara via CNN Indonesia.
Menurut Budi, sekitar pukul 16.00 WIB dirinya mendapat kabar bahwa rekan satu partainya itu terkena serangan jantung di salah satu rumah sakit di Jakarta. "Kena serangan jantung. Saya dapat informasi itu sekitar pukul 16.00 WIB di rumah sakit di Jakarta," ujarnya.
Dikutip Kumparan, Budi menjelaskan Lisman memang tengah menjalani pengobatan di Jakarta berkaitan dengan penyakit sinus yang dideritanya. Serangan jantung itu terjadi saat ia menjalani perawatan tersebut. "Karena serangan jantung. Nggih (saat operasi sinus)," katanya.
Hingga Sabtu malam, jajaran Gerindra DIY masih berembuk soal rencana pemakaman. "Ini baru dirapatkan dan baru cari informasi, nanti (jenazah) mau langsung diterbangkan untuk dimakamkan di daerah asalnya di Sumatera atau di Jakarta, ini masih simpang siur," kata Budi.
Lisman Puja Kesuma dikenal sebagai salah satu politikus muda paling menonjol di DIY. Ia tercatat sebagai anggota DPRD DIY termuda untuk periode 2024-2029. Di fraksinya, ia memegang dua posisi strategis sekaligus: Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY sekaligus anggota Komisi C. Ia juga menjabat Bendahara DPD Gerindra DIY. Pada Pemilu 2024, Gerindra keluar sebagai partai pemenang kedua di DIY di bawah PDIP.
Nama Lisman juga sempat menjadi perhatian publik ketika data DTSEN menempatkannya sebagai penerima bantuan sosial kategori desil 4, padahal harta kekayaannya dalam LHKPN tercatat sekitar Rp3,52 miliar. Saat itu Lisman mengaku terkejut dan menyatakan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan.
Di mata rekan-rekannya, Lisman dikenal sebagai sosok yang peduli sesama dan setia pada garis perjuangan partai. "Almarhum ini sangat-sangat konsisten dan komit dengan arah perjuangan partai dan Pak Prabowo. Khususnya di dewan sendiri, beliau juga komit untuk bagaimana mengangkat harkat martabat dan untuk kebaikan Yogyakarta," ujar Budi mengenang.
Kepergian Lisman yang mendadak di usia 34 tahun menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Gerindra DIY dan DPRD DIY. Kehilangan salah satu kader termuda dan paling aktifnya ini terjadi hanya beberapa pekan setelah Lisman giat menyuarakan aspirasi daerah ke pemerintah pusat, termasuk komunikasi dengan DPR RI terkait berbagai kepentingan masyarakat Yogyakarta. Jenazahnya kini masih menunggu keputusan keluarga dan partai mengenai lokasi peristirahatan terakhirnya.
Sumber
- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Yogyakarta Meninggal Dunia — CNN Indonesia
- Anggota DPRD DIY Fraksi Gerindra Lisman Puja Kesuma Meninggal Dunia — Kumparan