Kartu Merah Huijsen Buka Jalan Atletico Tekuk Real Madrid 2-1 di Derby

Kartu merah Dean Huijsen di awal babak kedua jadi titik balik; Atletico Madrid menang 2-1 atas Real Madrid di Stadion Metropolitano.

BeritaFlash AI · · Olahraga

Kartu Merah Huijsen Buka Jalan Atletico Tekuk Real Madrid 2-1 di Derby
Foto: Estadio Wanda Metropolitano (Civitas Metropolitano), markas Atletico Madrid · Zarateman · CC0

Rangkuman

MADRID — Kartu merah Dean Huijsen pada awal babak kedua menjadi titik balik derby Madrid yang berakhir dengan kemenangan Atletico Madrid 2-1 atas Real Madrid di Stadion Civitas Metropolitano, Ahad (20/9/2026). Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Atletico saat menjamu sang tetangga: tak terkalahkan dalam empat pertemuan kandang terakhir di La Liga.

Babak pertama derby berjalan ketat dan tanpa gol. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih sehingga Thibaut Courtois baru dipaksa melakukan penyamatan serius ketika Lee Kang-in melepaskan umpan silang melengkung ke tiang jauh. Tensi pertandingan tinggi — termasuk benturan Jude Bellingham dengan Cristian Romero yang awalnya membuat wasit memberi kartu kuning kepada Bellingham, sebelum tinjauan VAR mengoreksi dan justru menjerat Romero.

Petaka bagi Madrid datang menit ke-52. Huijsen menjatuhkan Giuliano Simeone yang berpeluang meneruskan serangan, sehingga wasit — setelah meninjau VAR — menghadiahi Atletico penalti sekaligus mengusir bek muda itu dari lapangan karena pelanggaran profesional. Alejandro Grimaldo maju sebagai eksekutor dan menempakkan tendangan keras yang tidak mampu dihentikan Courtois, skor 1-0 untuk tuan rumah.

Unggul jumlah pemain, Atletico makin leluasa mengendalikan pertandingan. Menit ke-59, Jonathan David menggandakan skor lewat penyelesaian atas umpan silang mendatar Simeone. Gol itu istimewa: David menjadi pemain Atletico pertama dalam abad ke-21 yang mencetak gol pada tiga pertandingan pertamanya di La Liga.

Madrid yang bermain dengan sepuluh orang tetap menekan dan memperoleh hiburan menit ke-89 ketika Antonio Rudiger menanduk bola dari tendangan bebas Bernardo Silva. Skor berubah menjadi 2-1, namun Atletico bertahan sampai peluit panjang dibunyikan dan para pendukung tuan rumah merayakan kemenangan simbolik ini.

Hasil ini mengangkat pasukan Diego Simeone ke peringkat kedua klasemen dengan 16 poin, sementara Real Madrid — menelan kekalahan kedua musim ini — turun ke posisi tiga dengan 15 poin, berjarak enam angka dari Barcelona yang memimpin di puncak.

Kekalahan ini juga memicu perdebatan baru soal konsistensi kepemimpinan wasit di La Liga, mengenang kontroversi kartu merah Huijsen pekan sebelumnya ketika Madrid menghadapi Real Sociedad. Pelatih Xabi Alonso ketika itu terang-terangan memprotes keputusan wasit dan menilai hukuman itu berlebihan karena menurutnya masih ada Eder Militao yang bisa menjadi pemain terakhir.

Bagi Atletico, rekor tak terkalahkan empat laga kandang beruntun melawan Real Madrid dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang menjadi modal moral kuat menjelang agenda padat Liga Champions. Bagi Madrid dan Alonso, fokus segera teralih ke agenda mengembalikan kepercayaan diri skuad sebelum jadwal Eropa bergulir kembali tengah pekan ini. Simeone sendiri dalam pernyataannya terus menekankan bahwa kemenangan melawan Madrid selalu lahir dari disiplin taktik dan kerja kolektif, bukan individualitas pemain.

Sumber

  1. Huijsen Dikartu Merah, Real Madrid Tumbang di Markas Atletico — Republika
  2. Hasil Liga Spanyol: Atleti Tekuk Real Madrid 2-1 — Kumparan
  3. Alonso Heran Huijsen Dikartu Merah — Detik
  4. Madrid's Alonso: Huijsen red card decision 'didn't convince me' — ESPN

Berita terkait