Estafet Kepemimpinan ASEAN 2026, Filipina Gantikan Malaysia
Oleh Adi Rahmadi · · Internasional

Rangkuman
- Filipina resmi mengambil alih keketuaan ASEAN untuk tahun 2026 dari Malaysia, dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr memimpin KTT ke-48 ASEAN di Cebu.
- Sebagai Ketua ASEAN 2026, Filipina akan mengimplementasikan ASEAN Community Vision 2045 pada tahun pertamanya dan mendorong kemajuan keanggotaan Timor-Leste.
- Keketuaan Filipina menandai kembalinya ASEAN menggelar pertemuan dengan Myanmar sejak 2021, di tengah upaya menjaga persatuan dan inklusivitas kawasan.
MANILA — Filipina resmi mengambil alih keketuaan ASEAN untuk tahun 2026, menerima tongkat estafet dari Malaysia yang mengakhiri masa keketuaannya. Penyerahan keketuaan dilakukan dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, dikutip dari Tempo dan PCO Filipina.
Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr menyambut para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-48 yang digelar di Cebu. Sebagai Ketua ASEAN 2026, Marcos Jr menegaskan komitmennya pada persatuan, dialog, kerja sama, dan solidaritas dalam memajukan perdamaian kawasan, dikutip dari situs resmi ASEAN 2026.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN 2026, Marcos Jr menyatakan Filipina akan mengimplementasikan ASEAN Community Vision 2045 pada tahun pertamanya serta membantu memajukan proses keanggotaan penuh Timor-Leste dalam blok kawasan tersebut.
"Filipina, sebagai Ketua ASEAN 2026, akan mengimplementasikan ASEAN Community Vision 2045 di tahun pertamanya dan membantu memajukan Timor-Leste," ujar Marcos Jr dalam keterangan Sekretariat ASEAN.
Keketuaan Filipina tahun ini istimewa karena menandai kembalinya ASEAN menggelar pertemuan dengan Myanmar sejak 2021, setelah negara itu bertahun-tahun dikucilkan dari forum tingkat tinggi blok tersebut pasca kudeta militer. Langkah ini dibaca sebagai upaya ASEAN membuka kembali kanal dialog untuk penyelesaian krisis Myanmar.
Filipina mengambil alih keketuaan menggantikan posisi Myanmar yang seharusnya memimpin pada 2026 namun dilewati karena krisis politik domestiknya. Laos sebelumnya menyerahkan tongkat keketuaan kepada Malaysia untuk 2025, yang kemudian diteruskan ke Filipina untuk 2026.
Di bawah kepemimpinan Marcos Jr, ASEAN 2026 diharapkan fokus pada isu ketahanan ekonomi kawasan, keamanan maritim — termasuk dinamika Laut China Selatan yang melibatkan langsung Filipina — serta penguatan sentralitas ASEAN menghadapi rivalitas kekuatan besar di Indo-Pasifik.
Sumber
- Filipina Ambil Alih Keketuaan ASEAN dari Malaysia untuk 2026 — Tempo
- Philippines to lead ASEAN in 2026, commits to unity and inclusivity — PCO Filipina
- 2026 ASEAN Summits — Wikipedia
Topik
Berita terkait
- Badai Boelo Terjang Inggris: Satu Tewas, Ribuan Rumah Mati Listrik, 1.500 Penerbangan Terganggu
- Lula Menang Pilpres Brasil untuk Periode Keempat, Kalahkan Anak Jair Bolsonaro
- Fragmentasi Perdagangan Global Menguat, Negara Berkembang Hadapi Tekanan Ganda
- Kim Jong Un ke China Lewat Jembatan Baru Sungai Yalu, Disambut PM Li Qiang
- Penembakan Gereja di Yordania Tewaskan 7 Orang, Raja Abdullah Bersumpah Membalas