FIFA ASEAN Cup 2026: Malaysia Minta FIFA Investigasi Kemenangan Indonesia
FAM minta FIFA investigasi waktu tambahan laga Indonesia vs Bangladesh; Herdman ungkap pemainnya sempat terima ancaman pembunuhan jelang final vs Thailand.
Oleh Adi Rahmadi · · Olahraga

Rangkuman
- Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meminta FIFA menginvestigasi perubahan waktu tambahan dari 2 menjadi 7 menit di laga Indonesia vs Bangladesh yang berakhir 9-2.
- Dua gol penentu Indonesia dicetak pada menit 90+6 dan 90+7, membuat Garuda juara Grup A dan Malaysia gagal ke final karena kalah produktivitas gol.
- Pelatih John Herdman mengecam perundungan dan ancaman pembunuhan yang diterima para pemainnya menjelang laga; final lawan Thailand digelar Senin, 5 Oktober 2026 di SUGBK.
JAKARTA — Drama belum berhenti menyusul kemenangan dramatis Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi meminta FIFA menginvestigasi perubahan waktu tambahan pada pertandingan tersebut — laga yang membuat Malaysia tersingkir dari jalur final.
FAM menyatakan waktu tambahan dalam pertandingan itu awalnya ditetapkan dua menit, kemudian diubah menjadi tujuh menit. Justru pada masa perpanjangan itulah Indonesia mencetak dua gol penentu, pada menit 90+6 dan 90+7. Kemenangan besar itu membawa Skuad Garuda menjadi juara Grup A, sementara Malaysia — yang di laga lain menang 6-0 atas Singapura — harus puas di urutan kedua karena kalah produktivitas gol.
"FAM ingin menekankan bahwa manajemen waktu pertandingan merupakan aspek penting dalam memastikan setiap pertandingan dimainkan secara adil, transparan, dan sesuai dengan aturan kompetisi," demikian pernyataan resmi FAM, Jumat (2/10/2026), dikutip dari Okezone. FAM akan mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk menjelaskan dasar, prosedur, dan keadaan yang menyebabkan perubahan waktu tambahan tersebut, karena pertandingan itu menentukan posisi akhir Grup A dan tim yang lolos ke final.
Sebelum laga, Herdman sendiri mengaku terkejut Malaysia bisa menang besar 6-0 atas Singapura. "Bagaimana mungkin Malaysia bisa mengalahkan Singapura 6-0," ujarnya seperti dikutip Republika. Hasil itu sempat membuat Malaysia berada di atas angin dan — menurut laporan Okezone — sempat melakukan selebrasi seolah lolos ke final, sebelum dua gol injury time Indonesia membalikkan segalanya.
Di tengah euforia kemenangan, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkap sisi gelap yang dialami anak asuhnya. Para pemain Garuda, kata Herdman, sempat mengalami perundungan di media sosial hingga menerima ancaman pembunuhan setelah hasil imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga sebelumnya — hasil yang membuat timnya menjadi sasaran kemarahan netizen di tengah target juara.
"Sangat mudah mengirimkan hinaan sambil bersembunyi di balik keyboard atau telepon. Tetapi secara mental, itu menyakitkan," kata Herdman dalam jumpa pers pascalaga, dikutip dari Okezone dan Antara. "Ketika situasinya sulit, saya berharap kalian memperlakukan orang dengan lebih baik. Karena beberapa hal yang dikatakan tentang dia dan pemain lainnya tidak benar. Perundungan secara online itu tidak benar."
Laga Indonesia vs Bangladesh sendiri berjalan aman tanpa insiden berarti di dalam maupun luar stadion. Polda Metro Jaya memberikan apresiasi kepada masyarakat dan suporter atas tertibnya pertandingan yang digelar di SUGBK itu, seperti dilaporkan Detik.
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Senin (5/10/2026). Laga ini sekaligus menjadi adu taktik dua pelatih asal Inggris: Herdman dan pelatih Thailand Anthony Hudson, yang bukan sosok asing satu sama lain. Hudson merupakan asisten pelatih timnas Amerika Serikat era Gregg Berhalter (Juli 2020 hingga Januari 2023), dan dalam periode itu Herdman tiga kali menghadapi AS bersama timnas Kanada dengan catatan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
"Dia tahu bagaimana saya bermain. Dia mempelajari Kanada ketika kami menghadapi Amerika Serikat dalam banyak pertandingan," kata Herdman. "Akan menyenangkan berjabat tangan dengannya di area teknis dan melihat dua orang Inggris saling beradu taktik. Ini akan bagus."
Herdman mengakui timnya masih terus berkembang menjelang partai puncak, mengingat Skuad Garuda baru menjalani enam sesi latihan bersama. Team manager Sumardji menyebut lolosnya Indonesia ke final adalah momentum mewujudkan impian juara di kandang sendiri. Belum ada respons resmi FIFA maupun PSSI atas permintaan investigasi FAM hingga Jumat siang.
Sumber
- Gagal Lolos Final, Federasi Malaysia Minta FIFA Investigasi Perubahan Waktu Tambahan di Laga Indonesia vs Bangladesh — Okezone
- John Herdman Murka, Pemain Timnas Indonesia Sempat Dapat Ancaman Pembunuhan! — Okezone
- Final Hadapi Thailand, John Herdman Antusias Beradu Taktik dengan Anthony Hudson — Republika
- John Herdman kecam perundungan dan ancaman pembunuhan ke para pemain — Antara
- Laga Indonesia Vs Bangladesh Berjalan Aman, Polda Metro Apresiasi Masyarakat — Detik