Asian Games 2026: Indonesia Tambah 5 Perunggu, Beregu Putra ke Final
Kontingen Indonesia menambah lima medali perunggu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan tim bulu tangkis beregu putra lolos ke final melawan China.
BeritaFlash AI · · Olahraga

Rangkuman
- Indonesia menambah lima medali perunggu pada Rabu (23/9): bulu tangkis beregu putri, angkat besi kelas 49 kg putri, dan tiga dari wushu sanda.
- Lifter Luluk Diana Tri Wijayana meraih perunggu di debut Asian Games dengan total angkatan 191 kg; emas direbut lifter Korea Utara Ri Song Gum (215 kg).
- Tim bulu tangkis beregu putra lolos ke final melawan China, Kamis (24/9) pukul 14.00 WIB, peluang emas pertama Indonesia; total medali sementara 13 (1 perak, 12 perunggu), peringkat 23.
NAGOYA — Kontingen Indonesia menambah lima medali perunggu pada hari keempat Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (23/9/2026), dari cabang bulu tangkis beregu putri, angkat besi, dan wushu. Tambahan itu membuat koleksi sementara Merah Putih menjadi 13 medali, terdiri dari satu perak dan 12 perunggu, meski posisi di klasemen justru melorot dari peringkat 20 ke 23.
Tim beregu putri bulu tangkis Indonesia mengamankan medali perunggu setelah takluk 0-3 dari China pada semifinal di Kota Ichinomiya, Aichi. Kabar lebih baik datang dari tim beregu putra yang melaju ke final setelah menyingkirkan Thailand 3-1 pada Rabu malam. Anthony Ginting dan kawan-kawan akan menghadapi China pada partai puncak, Kamis (24/9) mulai pukul 14.00 WIB, dengan peluang mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di pesta olahraga Asia ini.
Dari angkat besi, lifter muda Luluk Diana Tri Wijayana menandai debut Asian Games-nya dengan medali perunggu kelas 49 kilogram putri di Nagoya City Trade and Industry Center. Lifter 21 tahun itu membukukan total angkatan 191 kilogram, hasil 88 kilogram pada snatch dan 103 kilogram pada clean and jerk. Perjuangannya sempat menegangkan: ia gagal pada percobaan pertama clean and jerk 103 kilogram, namun bangkit pada kesempatan kedua. Upaya terakhirnya mengangkat 107 kilogram belum berhasil, sehingga totalnya bertahan di 191 kilogram dan cukup untuk podium ketiga.
Medali emas nomor itu direbut lifter Korea Utara Ri Song Gum dengan total angkatan 215 kilogram, sementara perak menjadi milik lifter India Saikhom Mirabai dengan 198 kilogram. "Untuk performa hari ini, alhamdulillah, cukup baik. Cuma memang masih perlu dikoreksi lagi untuk beberapa angkatan yang harus saya tingkatkan ke depannya. Ini merupakan persembahan yang bagus, tetapi tentunya ke depan saya harus bisa menjadi lebih baik lagi," ujar Luluk usai tanding. Ia mengakui persaingan dengan lifter Korea Utara dan India menjadi motivasinya.
Cabang wushu menyumbang tiga perunggu dari nomor sanda, masing-masing lewat Bintang Reindra Nada di kelas 60 kg putra, Fereddy Sinaga di kelas 56 kg putra, dan Thania Kusumaningtyas di kelas 60 kg putri. Ketiganya sama-sama terhenti di semifinal sehingga berhak atas medali perunggu.
Peluang menambah medali masih terbuka lebar pada Kamis. Selain final bulu tangkis beregu putra, Indonesia menempatkan wakil di sejumlah laga final: Ricko Saputra turun di kelas 60 kg putra angkat besi pukul 13.30 WIB, disusul Eko Yuli Irawan di kelas 65 kg putra pukul 17.00 WIB. Dari dayung, delapan nomor Indonesia lolos ke final A perebutan medali, termasuk men's double sculls, women's four, dan men's quadruple sculls. Di basket 3x3, tim putra menghadapi China pada play-in pukul 13.15 WIB, sementara tim hoki putra menantang tuan rumah Jepang di Gifu pukul 15.00 WIB. China masih kokoh memimpin klasemen medali Asian Games 2026.
Sumber
- Asian Games 2026: Indonesia hanya tambah lima medali perunggu — Antara
- Jadwal Asian Games: potensi emas Indonesia, termasuk bulu tangkis — Antara
- Raih Perunggu di Debut Asian Games 2026, Luluk Diana Tri Wijayana: Saya Akan Berlatih Lebih Keras! — Okezone
- Jadwal Asian Games 2026: Indonesia-China Berebut Emas Bulu Tangkis — Sindonews